keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Wajah Dunia Pendidikan di Kab Tasik Dinilai suram
Pendidikan

Wajah Dunia Pendidikan di Kab Tasik Dinilai suram

Wajah Dunia Pendidikan di Kab Tasik Dinilai suram

Wajah Dunia Pendidikan di Kab Tasik Dinilai suram
Wajah Dunia Pendidikan di Kab Tasik Dinilai suram

Kordinator Tasikmalaya Budgeting Movement (TBM) yang sekaligus penggiat pendidikan,

Opan Hambali melihat wajah pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya kian suram.

Pasalnya, guru sebagai tenaga pendidikan yang bertugas mencerdasakan kehidupan bangsa berperan ganda sebagai Staff Tata Usaha (TU) yang harus menyelesaikan tugas ketatausahaan sekolah.

Akibatnya, guru yang notabene telah bersertifikasi terpaksa meninggalkan jam mengajar demi menyelesaikan pekerjaan di bidang TU seperti mengatur data pokok pendidikan dan tenaga kependidikan (Dapodik) di setiap dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) turun.

Kepala sekolah sebagai atasan langsung, seolah menutup mata dengan aturan yang

mengharuskan guru memenuhi jam belajar sebanyak 47,5 Jam dalam seminggu.

“Jelas ini ada unsur pembiaran dari kepala sekolah dan tentu saja ada kerjasama untuk mengatur catatan jumlah mengajar guru yang bersangkutan yang wajib dipenuhi sebagai syarat mutlak pencairan sertifikasi,” papar Opan Hambali, Sabtu (12/8).

Menurut Opan, fakta tersebut sudah disampaikan berulang kali kepada pihak Dinas Pendidikan agar guru tidak dilibatkan dalam pekerjaan TU, tetapi hingga kini tidak ada perhatian dari pemerintah daerah.

“Kenapa pemerintah tidak mengangkat tenaga kependidikan yang bertugas khusus di TU,

bukan malah mempotensikan guru sebagai tenaga pendidik,” tambah Opan.

Opan juga banyak memperhatikan guru di SD yang tidak mengindahkan kewajiban mengajar 37,5 jam dalam seminggu atau rata-rata delapan jam perhari. Namun guru yang bersangkutan melaporkan seolah sudah memenuhi jam mengajar serbagai syarat pencairan sertifikasi.

“Ini banyak terjadi di beberapa sekolah dasar terutama di daerah pelosok. Mereka datang terlambat dan pulang sebelum batas waktu yang ditentukan rata rata pukul 15.00 WIB,” kata Opan.

 

Baca Juga :