keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Perasaan peserta khitanan massal
Pendidikan

Perasaan peserta khitanan massal

Perasaan peserta khitanan massal

Perasaan peserta khitanan massal
Perasaan peserta khitanan massal

Suasana serta perasaan peserta khitanan massal yang berlangsung di kelurahan tanah sereal bermacam-macam

. Anak-anak yang telah menunggu sejak pagi hari untuk dikhitan ini ada yang diliputi rasa resah, senang, berani, dan takut. Semua itu tergambar dari raut wajah mereka.

Topan Erlangga (6), bocah warga Rt 006/011 yang masih duduk di pendidikan usia dini (PAUD)

ini merasa berani dan tidak takut. Topan mengungkapkan, dirinya senang bisa melakukan khitanan itu, karena sakitnya cuma sebentar.

“Seneng, enggak takut. Soalnya cuma pake laser,” ujarnya dengan pede sampil menunggu giliran untuk memasuki ruangan pelaksanaan khitanan massal itu di Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (22/12/2012).

Topan juga berjanji, seusai dikhitan dia tidak akan menangis

. “Iya enggak nangis,” janjinya.

Lain hal dengan Topan, Iza Mahendra bocah (12) tahun Rt 005/006 justru merasa cemas, karena dia akan dikhitan. Saat ditanya tentang perasaannya, bocah pemalu ini hanya mengangguk.

Iza mengaku sebelumnya dia takut untuk dikhitan. Makanya diumurnya yang sekarang, Iza baru siap disunat.

“Iya (sambil mengangguk). Kemarin takut tapi sekarang enggak,” katanya dengan malu.

 

Sumber :

ciri ciri tumbuhan paku