keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Pedagang Daging Ayam Tuntut Janji Dirjen Perdagangan
Pendidikan

Pedagang Daging Ayam Tuntut Janji Dirjen Perdagangan

Pedagang Daging Ayam Tuntut Janji Dirjen Perdagangan

Pedagang Daging Ayam Tuntut Janji Dirjen Perdagangan
Pedagang Daging Ayam Tuntut Janji Dirjen Perdagangan

BANDUNG- Para pedagang daging ayam yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar

dan Warung Tradisional (Pesat) Jabar akan meminta pemerintah segera menstabilkan harga daging ayam ditingkat penjual.

“Kami akan menagih janji Diretorat Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri (DPN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang menyatakan akan menastabilkan harga daging ayam di kisaran Rp 28 hingga Rp 30 ribu/kg. Kebetulan kami diundang oleh Direktorat DPN Kemendag, Rabu (26/8) di Jakarta untuk membahas permasalahan daging ayam bersama pengusaha-pengusaha besar daging ayam,” ujarnya Ketua Divisi Unggas Pesat Jawa Barat, Yoyo Sutarya kepada wartawan, Senin (24/8).

Menurut Yoyo, pihaknya memegang janji dari Direktorat DPN

yang akan menstabilkan harga. Pasalnya harga daging ayam sempat menyentuh Rp 40 ribu yang memicu para pedagang daging ayam di Bandung Raya melakukan aksi jualan.

“Sebagai pedagang, tentunya kita ingin harga daging ayam di pasaran stabil. Karena dengan demikian, usaha para pedagang akan tetap
berjalan dan masyarakat akan konsumen pun akan kembali bergairah untuk membeli daging ayam,” ungkapnya.

Harga daging ayam dari satu bulan terakhir ini,

sangat berpengatuh terhadap omzet dan penjualan para pedagang. Pedagang daging ayam mengalami penurunan omzet yang cukup besar. Selain itu juga, penjualan daging ayam menjadi sepi karena masyarakat atau konsumen berpikir dua kali untuk membeli daging ayam yang harganya tinggi.

“Karena itu, kita melakukan aksi mogok jualan dengan tujuan menuntut pemerintah dan pihak yang terkait untuk bisa menstabilkan harga dan juga menjamin ketersediaan daging ayam,” katanya. jo

 

Baca Juga :