keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Multiple Intelligences (MI)
Pendidikan

Multiple Intelligences (MI)

Multiple Intelligences (MI)

Multiple Intelligences (MI)
Multiple Intelligences (MI)

Teori Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences)

Howard Gardner memperkenalkan teori multiple intelligences (MI) untuk menentang pendapat tentang IQ, yang dianggapnya tidak memadai untuk menjelaskan tentang kecerdasan. Teori multiple intelligencesmenggambarkan inteligensi sebagai sesuatu yang plural sebagai penyelesaian masalah, sebagai ukuran kualitatif dan bukan hanya ukuran kuantitatif, yang berbeda antara satu individu dengan yang lain. Sementara dari sudup pandang IQ menanyakan seberapa pintar anda? (How smart are you?), dan teori MI menanyakan Bagaimana anda pintar? (How are you smart?).

 

Penelitian Gardner telah menguak rumpun kecerdasan manusia

yang lebih luas dari pada kepercayaan manusia sebelumnya serta menghasilkan konsep kecerdasan yang sungguh pragmatis. Gardner tidak memandang kecerdasan manusia berdasarkan skor tes standar semata. Gardner menjelaskan kecerdasan sebagai: (1) kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi dalam kehidupan manusia; (2) kemampuan untuk menghasilkan persoalan-persoalan baru untuk diselesaikan; (3) kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau menawarkan jasa yang akan menimbulkan penghargaan dalam budaya seseorang. Pada awalnya Gardner pada awalnya mengembangkan tujuah kecerdasan independen dan pada tahun 1995 ia memperkenalkan kecerdasan yang ke delapan yaitu naturalis.

 

Kedelapan kecerdasan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Kecerdasan musik (musical intelligence)
  • Kecerdasan gerakan-badan (bodily-kinesthetic intelligence)
  • Kecerdasan logika matematika (logical mathematical intelligence)
  • Kecerdasan linguistik (linguistic intelligence)
  • Kecerdasan ruang (spatial intelligence)
  • Kecerdasan antarpribadi (interpersonal intelligence)
  • Kecerdasan intra pribadi (intrapersonal intelligence)
  • Kecerdasan alami (naturalist intelligence)

 

Lebih lanjut, kecerdasan tersebut dijelaskan dengan rinci oleh Thomas Amstrong.

Linguistic intelligenceadalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Logical mathematical Intelligence adalah kemampuan untuk menggunakan angka-angka secara efektif, misalnya penggunaan dalam pekerjaan matematika, statistik, akuntansi, perpajakan, dan pemrograman komputer. Spatial intelligence adalah kemampuan untuk menangkap dunia ruang pandang (visual spatial world) secara akurat, misalnya untuk menampilkan visi seorang dekorator dan arsitek. Bodily Kinestetic Intelligenceadalah kemampuan menggunakan gerakan badan dalam hal menyampaikan pemikiran dan perasaan. Musical Intelligence adalah kemampuan untuk menangkap melalui mata hatinya misalnya musik, dan keahlian musik pada umumnya. Interpersonal Intelligence adalah kemampuan untuk menangkap dan membuat perbedaan dalam suasana hati, keinginan, motivasi, dan perasaan orang lain. Intrapersonal Intelligence adalah kemampuan untuk membuat gambaran yang akurat tentang diri sendiri (kekuatan dan kelemahan diri sendiri). Naturalist intelligence adalah kemampuan untuk memahami alam, melihat bagaimana pola-pola yang terjadi di alam dan mengklasifikasi segala sesuatu tentang alam .

Sumber : http://watchbrandqui291.eklablog.net/contoh-teks-eksplanasi-disekolah-a165655832