keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional
Pendidikan

Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional

Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional

Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional
Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional

Panitia Seleksi (Pansel) bagi sejumlah jabatan Esselon II b yang dalam waktu dekat ini

akan dibentuk Pemerintah Daerah Kota Cirebon, disarankan agar bisa menyeleksi calon-calon secara profesional. Tak terkecuali, bagi kekosongan di Dinas Pendidikan

Hal itu dikemukakan Akademisi sekaligus Dekan FKIP di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Fachrurodji kepada Kantor Berita RMOLJabar di Kampus II, Watubelah-Sumber Cirebon, Sabtu (13/7).

Menurutnya, Jabatan Kepala Dinas Pendidikan ini seharusnya diisi oleh seorang leader yang tidak hanya mumpuni, tetapi juga memiliki pengalaman dan teruji dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Latar belakangnya juga banyak berkecimpung dalam dunia pendidikan.

Kemudian yang profesional, berkompeten, punya dedikasi tinggi terhadap pendidikan, serta punya wawasan luas untuk memajukan dunia pendidikan,” kata Fachrurodji.

Yang paling utama, kata dia, ialah Kandidat ini memiliki pemahaman utuh tentang dinamika dunia pendidikan di Kota Cirebon.

“Tahu bagaimana untuk arah pendidikan ke depan, sehingga menjadi berkualitas,” tambahnya.

Ia pun menyarankan kepada panitia seleksi Calon Kepala Dinas ini bisa profesional,

amanah dan menyeleksi dengan objektif. Bila memang diperlukan, Pansel bisa juga melibatkan unsur luar, baik kalangan akademisi, pengamat, pakar dan pihak lain dalam melaksanakan tugasnya.

“Saya kira profesional saja, untuk nanti siapa pun yang memang layak dan dipandang betul-betul punya kemampuan, yang bisa membawa pendidikan ke depan lebih berkualitas, dan melakukan perbaikan-perbaikan dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

“Saya kira tergantung kebutuhan, kalau masalah objektif, saya kira bisa saja, walaupun di daerah tapi memang betul-betul berdasarkan berbagai macam pandangan dari para pakarnya,” tandasnya

 

Sumber :

https://miralaonline.net/sejarah-dayak-agabag/