keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Dukung Gerakan Literasi, Pos Indonesia Kirim 88,4 Ton Buku Gratis
Pendidikan

Dukung Gerakan Literasi, Pos Indonesia Kirim 88,4 Ton Buku Gratis

Dukung Gerakan Literasi, Pos Indonesia Kirim 88,4 Ton Buku Gratis

Dukung Gerakan Literasi, Pos Indonesia Kirim 88,4 Ton Buku Gratis
Dukung Gerakan Literasi, Pos Indonesia Kirim 88,4 Ton Buku Gratis

Dukung gerakan literasi di tanah air, PT Pos Indonesia (Persero) sepanjang 2017 telah

mengirimkan sebanyak 88,4 ton buku ke seluruh pelosok di Indonesia dengan nilai lebih dari Rp5 miliar.

Pengiriman buku gratis yang dilakukan tanggal 17 setiap bulannya ini di canangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Mei 2017 saat menerima para penggiat Literasi di Istana Negara.

“Lewat program ini, misi kami terpenuhi yakni menjadi asset yang berguna bagi bangsa dan negara,” ujar Deputy Bisnis E-Commerce Regional 4 Jakarta PT Pos Indonesia Febby Ardino Dengah dalam keteranganya di Jakarta, Kamis (18/1).

Menurutnya, pengiriman buku dalam gerakan literasi juga dilakukan di seluruh kantor pos

, tak hanya kantor pos besar dengan biaya nol rupiah alias gratis. Untuk pengiriman pada 17 Januari, Kantor Pos Jakarta Pusat mengirimkan sebanyak 774 paket untuk dibagikan ke 531 Taman Bacaan Masyarakat.

“Jumlah ini masih sangat sedikit. Pos Indonesia masih bisa melakuan lebih baik lagi. Kebaikan itu menular. Kiriman buku ini sangat bermanfaat sekali. Namun isinya yang luar biasa untuk Indonesia yang lebih baik,” kata Febby.

Pada kesempatan yang sama Dirjen PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Haris

Iskandar menyatakan minat baca masyarakat masih sangat rendah dibandingkan dengan negara Amerika.

“Kalau bisa seluruh penerbit buku di Indonesia juga dapat mengirimkan sisa buku yang masih tersimpan di gudang, ya sekaligus mengurangi beban perusahan sekaligus mencerdaskan dan memajukan kehidupan masyarakat,” ujar Haris.

Haris menyatakan perlu sinergi dengan berbagai pihak, terutama swasta yang tergabung dalam Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI).

“Kita semua harus begerak. Sinergi ini sangat perlu. Semoga kerjasama ini akan terus berlanjut terus kedepannya,” pungkas Harris.

 

Baca Juga :