keyboard_arrow_right
Pendidikan
Pendidikan

ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN

ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN

ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN

ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN
ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN

Pendahuluan

Dalam abad ke 20 ini, di satu pihak orang mengamati kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang sangat pesat dan mendalam, namun bersamaan dengan itu dipihak lain orang mengamati dekadensi kehidupan beragama dikalangan umat manusia. Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tampak jelas memberikan buah yang sangat menyenangkan bagi kehidupan lahiriyah umat manusia secara luas. Dan manusia merasa telah mampu mengeksploitasi kekayaan-kekayaan dunia secara besar-besaran.[1]

Kemajuan ilmu pengetahuan dan kecanggihan teknologi kurun ini, secara bertahap tapi pasti membuktikan bahwa ayat-ayat al-Qur’an itu benar dan mengagumkan. Sejak bentuk tulisan yang paling primitif dengan bahan kertas yang amat sederhana manusia memulai abad-abad yang gemerlapan oleh sinar ilmu pengetahuan itu, manusia telah menulis berjuta-juta buku, dan dapat menyelesaikan penulisan beribu-ribu kata dalam waktu yang amat singkat. Dna yang paling aktual serta masih mengagumkan di kalangan manusia adalah penemuan alat “komputer” yang begitu besar manfaatnya.[2]

  • Pembahasan

  • Pandangan Islam terhadap Ilmu

Sepanjang yang kita ketahui, rasanya belum ada sesuatu agamapun yang melampaui dalamnya pandangan terhadap ilmu pengetahuan sebagaimana pandangan yang diberikan Islam. Islam sangat gigih dalam mendorong umat manusia untuk mencari ilmu dan mendudukkannya, sebagai sesuatu yang utama dan mulia.

 

Sejak awal turunnya wahyu kepada Muhammad Saw (al-Qur’an), masalah ilmu pengetahuan merupakan pangkal perintah Allah kepada manusia. Perintah membaca merupakan kunci mencari dan mengulas ilmu pengetahuan itu, “membaca” apakah yang hendak dibaca tanpa ada sesuatu yang tersurat? Dan ini merangsang manusia untuk giat menulis, meneliti, mengobservasi, menganalisis, dan kemudian merumuskannya sebagai teori ilmu, membacapun tak dapat jalan tanpa memiliki pengetahuan membaca dan ketrampilan bahasa dan pandai menulis adalah rangkaian dari sarana dalam rangka menimba ilmu pengetahuan itu.

Dari sini kita dapat mengambil pengertian bahwa Allah benar-benar menyatakan betapa tingginya nilai ilmu itu. Karena itu Allah meninggikan kedudukan orang-orang yang berilmu, baik disisi Allah maupun disisi manusia.

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan”. (QS. 58 : 11).[3]


  1. Ilmu Pengetahuan di Tengah Umat Islam

 

Banyak sekali ilmuwan Islam dengan karya-karya mereka dengan besar, yang pengaruh hasil karya ilmiahnya masih dirasakan hingga berabad-abad kemudian di dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Eropa. Para cendekiawan barat mengakui bahwa Jabir ibn Hayyam (721-815) adalah orang pertama yang menggunakan metode ilmiah dalam kegiatan penelitiannya dalam alkemi yang kemudian oleh ilmuwan barat diambil alih serta dikembangkan menjadi apa yang kita kenal sekarang sebagai ilmu kimia.

Di dalam sejarah ilmu pengetahuan yang ditulis oleh sarjana Eropa disebutkan bahwa Muhammad ibn Zakaria ar-Rozi (865-925) telah menggunakan alat-alat khusus untuk melakukan proses-proses yang lazim dilakukan ahli kimia seperti distalasi, kristalisasi, kalsinasi dan sebagainya.

Sekitar tahun 1231 ketika Henrick Harpestraeng, orang yang kemudian menjadi dokter istana raja Eric II Walder Marsson, berusaha menulis risalah kedokteran dalam ilmu bedah di Salerno ia meminta bantuan Michael the Schott bekas mahasiswa dari Universitas Islam di Toledo, untuk dapat menggunakan buku-buku standar ar-Rozi dan Ibn Sina yang berbahasa Arab tersebut sebagai sumber.

Profesor Fuad Sezgin guru besar sejarah Universitas Frankfurt, telah menulis dua puluh jilid buku tentang karya-karya Ilmuwan muslim zaman lalu yang diberi judul “Geschichte des Arabis Chen Schriftums”, dan memberikan komentar tentang pengaruhnya pada ilmuwan Eropa kemudian, serta pembajakan-pembajakan naskah yang disalin dari bahasa arab kemudian diakui sebagai karya ilmiah penyalin.[4]


  1. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

 

Sebagai makhluk yang diberi kelebihan-kelebihan, manusia dijadikan penguasa di bumi dengan tugas, kewajiban serta tanggung jawabnya, dia harus melalukan pengelolaan yang baik untuk itu ia harus mengetahui dan memahami benar-benar sifat dan kelakuan alam sekitarnya yang harus dikelolanya itu, baik yang tak bernyawa maupun yang hidup beserta masyarakatnya, pengetahuan dan pemahaman ini dapat diperolehnya karena manusia hidup di dalam, dan dapat menginderakan alam fisis di sekelilingnya. Dan diharapkan orang dapat memperoleh pengetahuan yang berguna baginya dalam menjalankan peranannya sebagai khalifah di bumi.

Pemeriksaan dengan perhatian yang besar untuk mengetahui sesuatu memerlukan observasi yang berulang-ulang secara teliti serta pengumpulan data secara sistematis yang kemudian dianalisis untuk memperoleh suatu kesimpulan tentang apa yang diperiksa itu untuk dihimpun sebagai pengetahuan, tetapi analisis terhadap suatu himpunan data untuk mencapai kesimpulan itu memerlukan kemampuan berfikir secara kritis. Namun untuk sampai pada kesimpulan-kesimpulan yang dapat dihimpun menjadi suatu sistem yang logis atau kesatuan yang rasional yang kita sebut ilmu pengetahuan perlu digunakan pertimbangan yang melibatkan akal. Dan hal inipun diungkapkan dalam ayat lanjutannya yaitu ayat 12 surat an-Nahl yang artinya:

Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya)

Dalam abad-abad yang lalu umat Islam hanya dapat meraba serta menerka saja jawabannya, maka kita yang hidup dalam abad ke-20 ini telah melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana teknologi propulsi roket dan pengendalian elektronik yang canggih telah berhasil melontarkan manusia sampai ke permukaan bulan dan mengembalikannya ke bumi serta mengirimkan pesawat antariksa yang masing-masing mempunyai misi tertentu ke planet dalam tata surya kita.[5]  Referensi : gurupendidikan.co.id

Pendidikan

TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA DAN PENGHUNINYA PERSPEKTIF BARAT

TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA DAN PENGHUNINYA PERSPEKTIF BARAT

TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA DAN PENGHUNINYA PERSPEKTIF BARAT

TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA DAN PENGHUNINYA PERSPEKTIF BARAT
TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA DAN PENGHUNINYA PERSPEKTIF BARAT
A. Latar Belakang
Pernahkah kamu bayangkan betapa luas alam semesta tempat kita tinggal? Mungkin kamu memang belum banyak tahu tentang hal itu. Kalaupun pernah, kamu tentu masih sangat sulit membayangkan betapa besar ukuran alam semesta ini. Akan kami terangkan seberapa besar alam semesta ini dengan menggunakan suatu contoh. Seberapa jauhkah jarak yang dapat kamu bayangkan? Jarak antara batas kota tempat kamu tinggal mungkin tampak begitu besar bagimu. Anggap saja kamu sedang melintasi seluruh jalan-jalan di kotamu, dari timur ke barat, dan kamu akan terkagum-kagum oleh keluasannya.
Mungkin diantara kalian ada yang pernah bepergian ke kota lain yang jauh jaraknya. Tapi, camkan satu hal! Meskipun kamu pergi mengelilingi dunia, tetap saja masih sulit untuk membantumu membayangkan betapa luas alam semesta ini. Karena ukuran bumi hanyalah sebesar debu jika dibandingkan dengan ukuran alam semesta yang teramat sangat luas ini.

A. TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA

1. Teori Ledakan Besar (Big-Bang Theory)
Teori Big Bang yaitu teori yang bisa diterima secara ilmiah sekarang untuk menjelaskan asal mula terbentuknya alam semesta (universe).Teori ini berbunyi:
“ Alam semesta diciptakan kira-kira 15.000.000.000 (lima belas trilyun) tahun yang lalu,kejadiannya berawal dari meledaknya atom prima atau atom awal (Primeval Atom). Ledakan itu sangat besar dan dasyat yang menyebabkan berhamburannya seluruh isi (Materi dan energi)atom prima itu ke segala arah.”
Dengan dasar teori Big Bang itu, para ahli sekarang berhasil mereka ulang pembentukan alam semesta dari waktu ke waktu, dimulai dari pristiwa Big Bang bahkan saat ini mereka dapat memperkirakan bagaimana bentuk alam semesta ini beberapa abad nanti, contohnya jika Galaksi Bimasakti (Milkyway) tempat kita berpijak dan galaksi tetangga yang paling dekat yaitu Galaksi Andromeda akan saling bergerak mendekat dan suatu saat mereka akan bertabrakan.
2. Proses Terbentuknya Alam Semesta
Setelah terjadinya ledakan (big Bang), terjadilah semacam bencana alam semesta (cosmic cataclysm). Alam semesta dipenuhi oleh bola-bola api yang sangat panas dan padat. Dari bola-bola api inilah kemudian terbentuk partikel-partikel dasar dan muatan-muatan energi, dari muatan-muatan energi ini kemudian terbentuk daya-daya kekuatan di alam semesta. Daya kekuatan alam yang diperkirakan pertama kali terbentuk adalah daya gravitasi, kemudian daya nuklir serta daya electromagnetis.
Partikel-partikel dasar yaitu elektron, photon, neutron dan lain-lain saling bertubrukan untuk kemudian membentuk proton dan neutron. Selama masa ini sebagian besar energi masih berbentuk radiasi (percikan-percikan cahaya dari bola-bola api).
Alam semesta terus mengembang dan perlahan-lahan mulai mendingin. Pada tahap ini, inti atom hidrogen, helium dan litium mulai membentuk. Tahap selanjutnya alam semesta mulai memasuki tahap suhu yang cukup dingin sehingga partikel-partikel elektron yang bermuatan negatif dapat berkait dan menyatu dengan inti-inti atom hidrogen dan helium yang bermuatan positif untuk kemudian membentuk atom-atom yang netral.
Karena alam semesta terus membesar, kepadatannya otomatis semakin berkurang dan suhunya juga semakin mendingin.
Proses pengembangan alam semesta terus berlanjut dengan tingkat kecepatan yang tinggi. Daya gravitasi mulai mempengaruhi tingkat kepadatan gas-gas yang terbentuk akibat Big Bang, sehingga menciptakan gumpalan-gumpalan awan gas. Saat gumpalan-gumpalan ini semakin memadat, inti gumpalan gas tersebut juga bertambah padat berlipat-lipat dengan suhu yang juga terus meningkat panas sampai akhirnya menyala sebagai bentuk awal sebuah bintang. Saat semua kantong-kantong gas mengalami proses serupa maka kelompok bintang-bintang muda ini membentuk menjadi sebuah gugusan bintang (galaksi). Seluruh proses di atas, dari Big Bang hingga terbentuknya planet, bintang serta galaksi berlangsung dalam kurun waktu milyaran tahun.Seperti halnya proses pembentukan bintang-bintang yang lain, bintang kita, yang kita kenal dengan nama Matahati (sun) juga terbentuk dari gumpalan atau kantong awan gas. Gumpalan awan gas yang berbentuk piringan yang sangat luas ini beterbangan berputar-putar. Bagian tengahnya mulai padat dan memanas untuk kemudian menyala menjadi bintang sementara materi sisa disekelilingnya saling bertumbukan, menyatu dan menggumpal membentuk planet-planet, bulan-bulan dan asteroid. Bumi yang merupakan bagian kecil dari material yang menggumpal ini menjadi planet ke tiga. Dengan suhunya yang relatif lebih dingin, memungkinkan terbentuknya atmosfer pendukung kehidupan.
3. Pendukung Teori Big Bang
Teori Big Bang ini diajukan oleh Georges Lemaitre pada tahun 1927, dia adalah seorang pendeta sekaligus ahli matematika dari Belgia.
Bertahun-tahun kemudian, Edwin Hubble menetapkan teori bahwa : Galaksi-galaksi di alam semesta ini semuanya bergerak menjauhi pusat alam semesta dengan kecepatan yang sangat tinggi atau dapat dikatakan bahwa alam semesta ini mengembang kesegala arah. Apa yang dikemukakan Hubble ini menguatkan teori Big Bang-nya Lemaitre.
Teori Big Bang juga memprediksikan bahwa ledakan Big Bang telah meninggalkan seberkas cahaya radiasi (“background” radiation) dan pada tahun 1964, Arno Penzias dan Robert Wilson berhasil menemukan radiasi pertama ini, persis seperti yang diprediksikan dalam teori Big Bang.
4. Terbentuknya Materi Padat
Setelah big bang sampai 300.000 tahun kemudian, bentuk materi masih berupa gas. Dari gumpalan-gumpalan gas ini selanjutnya bintang-bintang berukuran sangat besar mulai terbentuk tetapi hanya berusia pendek karena kemudian meledak (supernova). Setelah meledak gas-gasnya menggumpal lagi, menjadi padat, kemudian menyala dan terbentuk bintang-bintang lagi yang berukuran lebih kecil,
meledak kembali, demikian terus menerus untuk beberapa kali sampai akhirnya terbentuk materi-materi berat di inti bintang-bintang yang meledak. Materi-materi padat inilah yang kemudian membentuk benda-benda di alam semesta seperti yang sekarang ini seperti planet-planet dll bahkan unsur-unsur pembentuk tubuh kita sebagian besar dari materi-materi berat ini.
Jadi, materi-materi padat dibentuk di dalam inti bintang melalui proses fusi nuklir (peleburan / penyatuan materi nuklir) dan dimulai dari materi-materi ringan seperti hidrogen dan helium. Sementara materi-materi yang lebih berat seperti karbon, oksigen, nitrogen hingga besi dibentuk di dalam inti bintang karena memang suhu dan tekanannya lebih memungkinkan. Materi-materi ini terlempar ke luar angkasa saat bintang-bintang tersebut meledak.

B. HIPOTESIS “KEADAAN-STABIL”

Teori Dentuman Besar dengan cepat diterima luas oleh dunia ilmiah karena bukti-bukti yang jelas. Namun, para ahli astronomi yang memihak materialisme dan setia pada gagasan alam semesta tanpa batas yang dituntut paham ini menentang Dentuman Besar dalam usaha mereka mempertahankan doktrin fundamental ideologi mereka. Alasan mereka dijelaskan oleh ahli astronomi Inggris, Arthur Eddington, yang berkata, “Secara filosofis, pendapat tentang permulaan yang tiba-tiba dari keter-aturan alam sekarang ini bertentangan denganku.
Ahli astronomi lain yang menentang teori Dentuman Besar adalah Fred Hoyle. Sekitar pertengahan abad ke-20 dia mengemukakan sebuah model baru yang disebutnya “keadaan-stabil”, yang tak lebih suatu per-panjangan gagasan abad ke-19 tentang alam semesta tanpa batas. Dengan menerima bukti-bukti yang tidak bisa disangkal bahwa jagat raya mengembang, dia berpendapat bahwa alam semesta tak terbatas, baik dalam dimensi maupun waktu. Menurut model ini, ketika jagat raya mengembang, materi baru terus-menerus muncul dengan sendirinya dalam jumlah yang tepat sehingga alam semesta tetap berada dalam “keadaan-stabil”. Dengan satu tujuan jelas mendukung dogma “materi sudah ada sejak waktu tak terbatas”, yang merupakan basis filsafat mate-rialis, teori ini mutlak bertentangan dengan “teori Dentuman Besar”, yang menyatakan bahwa alam semesta mempunyai permulaan. Pendukung teori keadaan-stabil Hoyle tetap berkeras menentang Dentuman Besar selama bertahun-tahun. Namun, sains menyangkal mereka.

C. EVOLUSI ALAM SEMESTA

Naluri manusia selalu ingin mengetahui asal usul sesuatu, termasuk asal-usul alam semesta. Berbagai hasil pengamatan dianalisis dengan dukungan teori-teori fisika untuk mengungkapkan asal-usul alam semesta. Teori yang kini diyakini bukti-buktinya menyatakan bahwa alam semesta ini bermula dari ledakan besar (Big Bang) sekitar 13,7 milyar tahun yang lalu. Semua materi dan energi yang kini ada di alam terkumpul dalam satu titik tak berdimensi yang berkerapatan tak berhingga. Tetapi ini jangan dibayangkan seolah olah titik itu berada di suatu tempat di alam yang kita kenal sekarang ini. Yang benar, baik materi, energi, maupun ruang yang ditempatinya seluruhnya bervolume amat kecil, hanya satu titik tak berdimensi.
Tidak ada suatu titik pun di alam semesta yang dapat dianggap sebagai pusat ledakan. Dengan kata lain ledakan besar alam semesta tidak seperti ledakan bom yang meledak dari satu titik ke segenap penjuru. Hal ini karena pada hakekatnya seluruh alam turut serta dalam ledakan itu. Lebih tepatnya, seluruh alam semesta mengembang tiba tiba secara serentak. Ketika itulah mulainya terbentuk materi, ruang, dan waktu.
Materi alam semesta yang pertama terbentuk adalah hidrogen yang menjadi bahan dasar bintang dan galaksi generasi pertama. Dari reaksi fusi nuklir di dalam bintang terbentuklah unsur-unsur berat seperti karbon, oksigen, nitrogen, dan besi. Kandungan unsur-unsur berat dalam komposisi materi bintang merupakan salah satu “akte” lahir bintang. Bintang-bintang yang mengandung banyak unsur berat berarti bintang itu “generasi muda” yang memanfaatkan materi-materi sisa ledakan bintang-bintang tua. Materi pembentuk bumi pun diyakini berasal dari debu dan gas antar bintang yang berasal dari ledakan bintang di masa lalu. Jadi, seisi alam ini memang berasal dari satu kesatuan.
Bukti-bukti pengamatan menunjukkan bahwa alam semesta mengembang. Spektrum galaksi galaksi yang jauh sebagian besar menunjukkan bergeser ke arah merah yang dikenal sebagai red shift (panjang gelombangnya bertambah karena alam mengembang). Ini merupakan petunjuk bahwa galaksi galaksi itu saling menjauh. Sebenarnya yang terjadi adalah pengembangan ruang. Galaksi galaksi itu (dalam ukuran alam semesta hanya dianggap seperti partikel partikel) dapat dikatakan menempati kedudukan yang tetap dalam ruang, dan ruang itu sendiri yang sedang berekspansi. Kita tidak mengenal adanya ruang di luar alam ini. Oleh karenanya kita tidak bisa menanyakan ada apa di luar semesta ini.
Secara sederhana, keadaan awal alam semesta dan pengembangannya itu dapat diilustrasikan dengan pembuatan roti. Materi pembentuk roti itu semula terkumpul dalam gumpalan kecil. Kemudian mulai mengembang. Dengan kata lain “ruang” roti sedang mengembang. Butir butir partikel di dalam roti itu (analog dengan galaksi di alam semesta) saling menjauh sejalan dengan pengembangan roti itu (analog dengan alam).
Dalam ilustrasi tersebut, kita berada di salah satu partikel di dalam roti itu. Di luar roti, kita tidak mengenal adanya ruang lain, karena pengetahuan kita, yang berada di dalam roti itu, terbatas hanya pada ruang roti itu sendiri. Demikian pulalah, kita tidak mengenal alam fisik lain di luar dimensi “ruang waktu” yang kita kenal.
Bukti lain adanya pengembangan alam semesta di peroleh dari pengamatan radio astronomi. Radiasi yang terpancar pada saat awal pembentukan itu masih berupa cahaya. Namun karena alam semesta terus mengembang, panjang gelombang radiasi itu pun makin panjang, menjadi gelombang radio. Kini radiasi awal itu dikenal sebagai radiasi latar belakang kosmik (cosmic background radiation) yang dapat dideteksi dengan teleskop radio.
Artikel Lainnya :
Pendidikan

Pengertian Biaya Pendidikan

Pengertian Biaya Pendidikan

Pengertian Biaya Pendidikan

 

Di dalam terminologi administrasi keuangan, khususnya adminsitrasi keuangan bidang pendidikan, dibedakan antara biaya (cost) dan pembelanjaan (expenditure). Biaya (cost) adalah nilai besar dana yang diprakirakan perlu disediakan untuk membiayai kegiatan tertentu, misalnya kegiatan akademik, kegiatan kesiswaan, dan sebagainya. Sedangkan pembelanjaan (expenditure) adalah besar dana riil yang dikeluarkan untuk membiayai unit kegiatan tertentu, misalnya kegiatan praktikum siswa. Oleh karena itu, seringkali muncul adanya perbedaan antara biaya yang dianggarkan dengan pembelanjaan riil.
Pengertian Biaya Pendidikan
Pengertian Biaya Pendidikan

Secara bahasa biaya (cost) dapat diartikan pengeluaran, dalam istilah ekonomi, biaya/pengeluaran dapat berupa uang atau bentuk moneter lainnya. Dan biaya pendidikan. Biaya pendidikan merupakan hal yang penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Dapat dikatakan bahwa proses pendidikan tidak dapat berjalan tanpa dukungan biaya. Biaya pendidikan merupakan salah satu komponen masukan instrumental (instrumental input) yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan (di sekolah).

Dalam setiap upaya pencapaian tujuan pendidikan, baik tujuan-tujuan yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif biaya pendidikan memiliki peranan yang sangat menentukan. Hampir tidak ada upaya pendidikan yang dapat mengabaikan peranan biaya, sehingga dapat dikatakan bahwa tanpa biaya, proses pendidikan (di sekolah) tidak akan berjalan. Biaya dalam pengertian ini memiliki cakupan yang luas, yakni semua jenis pengeluaran yang berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan, baik dalam bentuk uang maupun barang dan tenaga (yang dapat dihargakan uang).

Mengukur Biaya Pendidikan

Dalam konsep dasar pembiayaan pendidikan ada dua hal penting yang perlu dikaji atau dianalisis, yaitu biaya pendidikan secara keseluruhan (total cost) dan biaya satuan per siswa (unit cost). Biaya satuan ditingkat sekolah merupakan aggregate biaya pendidikan tingkat sekolah baik yang bersumber dari pemerintah, orang tua, dan masyarakat yang dikerluarkan untuk menyelenggarakan pendidikan dalam satu tahun pelajaran. Biaya satuan per murid merupakan ukuran yang menggambarkan seberapa besar uang yang dialokasikan sekolah secara efektif untuk kepentingan murid dalam menempuh pendidikan. Oleh karena biaya satuan ini diperoleh dengan memperhitungkan jumlah murid pada masing-masing sekolah, maka ukuran biaya satuan dianggap standard an dapat dibandingkan antara sekolah yang satu dengan yang lainnya.

Analisis mengenai biaya satuan dalam kaitannya dengan faktor-faktor lain yang mempengaruhinya dapat dilakukan dengan menggunakan sekolah sebagai unit analisis. Dengan menganalisis biaya satuan, memungkinkan kita untuk mengetahui efisiensi dalam penggunaan sumber-sumber di sekolah, keuntungan dari investasi pendidikan, dan pemerataan pengeluaran masyarakat, pemerintah untuk pendidikan. Disamping itu, juga dapat menjadi penilaian bagaimana alternatif kebijakan dalam upaya perbaikan atau peningkatan sistem pendidikan.

Dalam menentukan biaya satuan terdapat dua pendekatan, yaitu pendekatan makro dan mikro. Pendekatan makro mendasarkan perhitungan pada keseluruhan jumlah pengeluaran pendidikan yang diterima dari berbagai sumber dana kemudia dibagi jumlah murid. Pendekatan mikro perhitungan biayanya didasarkan alokasi pengeluaran perkomponen pendidikan yang digunakan oleh murid.

Pendekatan Makro
Faktor utama yang menentukan perhitungan biaya satuan dalam sistem pendidikan adalah kebijakan dalam pengalokasian anggaran pendidikan disetiap negara. Satuan biaya pendidikan disetiap negara sangat bervariasi, yang disebabkan oleh perbedaan cara penyelenggaraan pendidikan. Untuk membandingkan biaya pendidikan pada tiap jenjang ditiap negara, teknik yang dilakukan adalah dengan membandingkan biaya operasional pendidikan dan sumber keuangannya, yang bisa dilihat dari persentase GNP dari tiap negara.

Pendekatan Mikro
Pendekatan ini menganalisis biaya pendidikan berdasarkan pengeluaran total (total cost) dan jumlah biaya satuan (unit cost) menurut jenis dan tingkat pendidikan. Biaya total merupakan gabungan-gabungan biaya per komponen input pendidikan di tiap sekolah. Satuan biaya pendidikan merupakan biaya rata-rata yang dikeluarkan untuk melaksanakan pendidikan di sekolah per murid per tahun anggaran. Satuan biaya ini merupakan fungsi dari besarnya pengeluaran sekolah serta banyaknya murid sekolah. Dengan demikian, satuan biaya ini dapat diketahui dengan jalan membagi seluruh jumlah pengeluaran sekolah setiap tahun dengan jumlah murid sekolah pada tahun yang bersangkutan. Perhtitungan satuan biaya pendidikan dapat menggunakan formula sebagai berikut:

Sb (s,t) = f [K (s,t) : M (s,t)]

Keterangan:
Sb : Satuan biaya murid per tahun
K : Jumlah seluruh pengeluaran.
M : Jumlah murid
s : Sekolah tertentu, t : tahun tertentu

Contoh: Pada tahun 2008 sebuah satuan pendidikan (Madrasah Tsanawiyah Al-Falah) jumlah muridnya 200 siswa, pada tahun tersebut madrasah mengeluarkan biaya operasional sebesar Rp. 20.000.000, lalu berapa unit cost per siswa dalam 1 tahun?
Selain itu biaya pendidikan menurut Nanang Fattah tidak hanya berorientasi pada uang saja, tetapi juga dalam bentuk biaya kesempatan (oppurtunity cost) yang sering juga disebut income forgone (potensi pendapatan bagi seorang siswa selama ia mengikuti pelajaran, atau menyelesaikan studi).14 Yang dapat dihitung dengan formula berikut:

C(Pasca) = L(Pasca) + K(Pasca)

Keterangan:
C : Biaya pendidikan
L : Biaya langsung kuliah di Pasca
K : Jumlah rata-rata penghasilan tamatan Sarjana

Contoh: Si Adul sudah menyandang gelar sarjana, tapi Dia belum bekerja dan memutuskan untuk kuliah di pasca UIN Malang dan harus membayar uang SPP sebesar Rp. 3.500.000/semester. Seandainya Adul bekerja sebagai guru dengan gaji Rp. 100.000/bulan. Secara pendekatan oppurtunity cost berapa biaya pendidikan Adul selama kuliah di Pasca UIN Malang?

Adapun tujuan dari analisis biaya adalah untuk memberikan kemudahan, memberikan informasi pada para pengambil keputusan untuk menentukan langkah/cara dalam pembuatan kebijakan sekolah, guna mencapai efektivitas maupun efisiensi pengolahan dana pendidikan serta peningkatan mutu pendidikan.

Secara khusus, analisis manfaat biaya pendidikan bagi pemerintah menjadi acuan untuk menetapkan anggaran pendidikan dalam RAPBN, dan juga sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas SDM dengan meningkatkan mutu pendidikan nasional. Sedangkan bagi masyarakat, analisis manfaat biaya pendidikan ini berguna sebagai dasar/pijakan dalam melakukan ”investasi” di dunia pendidikan. Hal ini dirasakan penting untuk diketahui dan dipelajari, karena menurut sebagian masyarakat pendidikan hanya menghabis-habiskan uang tanpa ada jaminan/prospek peningkatan hidup yang jelas dimasa yang akan datang.

Landasan Filosofis Pembiayaan Pendidikan

Seperti yang dikemukakan didepan bahwa proses pendidikan tidak dapat berjalan tanpa dukungan biaya, karena segala kegiatan yang dilakukan sekolah perlu dana. Hampir dapat dipastikan bahwa proses pendidikan tidak dapat berjalan tanpa dukungan biaya yang memadai. Implikasi diberlakukannya kebijakan desentralisasi pendidikan, membuat para pengambil keputusan sering kali mengalami kesulitan dalam mendapatkan referensi tentang komponen pembiayaan pendidikan. Kebutuhan tersebut dirasakan semakin mendesak sejak dimulainya pelaksanaan otonomi daerah yang juga meliputi bidang pendidikan. Apalagi masalah pembiayaan ini sangat menentukan kesuksesan program MBS, KBK, ataupun KTSP yang saat ini diberlakukan.

Berangkat dari filosofis “Jer Basuki Mawa Beya” bahwa segala kegiatan yang dilakukan sekolah perlu dana. Pada dasarnya penyelenggaraan pendidikan perlu uang, oleh karenanya pendidikan terkesan mahal. Hal ini disebabkan pengelolaan pendidikan di sekolah dalam segala aktivitasnya perlu sarana dan prasarana untuk proses pengajaran, layanan dan pelaksanaan program supervisi, penggajian dan kesejahteraan para guru dan staf lainnya, kesemuanya itu memerlukan anggaran dan keuangan. Sehubungan dengan itu kepala sekolah dalam mengelola sekolah perlu memahami manajemen biaya pendidikan.

Hal paling krusial yang dihadapi pendidikan kita adalah masalah pembiayaan/keuangan, karena seluruh komponen pendidikan di sekolah erat kaitannya dengan komponen pembiayaan sekolah. Meskipun masalah pembiayaan tersebut tidak sepenuhnya berpengaruh langsung terhadap kualitas pendidikan, namun pembiayaan berkaitan dengan sarana-prasarana dan sumber belajar. Berapa banyak sekolah-sekolah yang tidak dapat melakukan kegiatan belajar mengajar secara optimal, hanya masalah keuangan, baik untuk menggaji guru maupun untuk mengadakan sarana dan prasarana pembelajaran. Dalam kaitan ini, meskipun tuntutan reformasi adalah pendidikan yang murah dan berkualitas, namun pendidikan yang berkualitas senantiasa memerlukan dana yang cukup banyak.

Biaya merupakan elemen yang sangat penting walaupun bukan satu-satunya komponen yang paling penting. Bagaimanapun bagusnya rancangan kurikulum, matangnya perencanaan pendidikan, akan tetapi ketika sampai pada tahap operasional dan terbentur adanya keterbatasan biaya maka perencanaan yang bagus tersebut kurang memiliki makna yang berarti, bahkan mungkin program pendidikan yang direncanakan sulit terealisasikan.
Secara umum pembiayaan pendidikan adalah sebuah kompleksitas, yang didalamnya akan terdapat saling keterkaitan pada setiap komponennya, yang memiliki rentang yang bersifat mikro (satuan pendidikan) hingga yang makro (nasional), yang meliputi sumber-sumber pembiayaan pendidikan, sistem dan mekanisme pengalokasiannya, efektivitas dan efisiensi dalam penggunaanya, akuntabilitas hasilnya yang diukur dari perubahan-perubahan yang terjadi pada semua tataran, khususnya sekolah, dan permasalahan-permasalahan yang masih terkait dengan pembiayaan pendidikan, sehingga diperlukan studi khusus untuk lebih spesifik mengenal pembiayaan pendidikan ini.

Teori-Teori Pembiayaan Pendidikan

Berikut ini adalah beberapa teori pembiayaan pendidikan yang dapat menjadi acuan pelaksanaan pembiayaan sekolah atau madrasah.
1). Biaya Langsung dan Biaya Tidak Langsung
Dalam teori dan praktek pembiayaan pendidikan, baik pada tataran makro maupun mikro, dikenal bebarapa kategori biaya pendidikan. Pertama, biaya langsung (direct cost) dan biaya tidak langsung (indirect cost).Biaya langsung adalah segala pengeluaran yang secara langsung menunjang penyelenggaraan pendidikan. Biaya langsung terdiri dari biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan pengajaran dan kegiatan belajar siswa berupa pembelian alat-alat pelajaran, sarana belajar, biaya transportasi, gaji guru baik yang dikeluarkan oleh pemerintah, orang tua maupun siswa sendiri.

Biaya tidak langsung adalah pengeluaran yang tidak secara langsung menunjang proses pendidikan tetapi memungkinkan proses pendidikan tersebut terjadi di sekolah, misalnya biaya hidup siswa, biaya transportasi ke sekolah, biaya jajan, dan harga kesempatan (opportunity cost).

2). Biaya Pribadi dan Biaya Sosial
Biaya pribadi (private cost) dan biaya sosial (social cost). Biaya pribadi adalah pengeluaran keluarga untuk pendidikan atau pengeluaran rumah tangga. Biaya social adalah biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat untuk pendidikan, baik melalui sekolah maupun melalui pajak yang dihimpun oleh pemerintah kemudian digunakan untuk membiayai pendidikan.

Dalam konteks ini, biaya pendidikan mencakup semua jenis pengeluaran yang berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan, baik dalam bentuk uang maupun barang dan tenaga (yang dapat dihargakan dengan uang). Misalnya, iuran siswa adalah biaya, demikian juga sarana fisik, buku-buku pelajaran juga merupakan biaya.

Anggaran biaya pendidikan terdiri dari dua sisi yang berkaitan satu sama lain, yaitu sisi anggaran penerimaan dan anggaran pengeluaran untuk mencapai tujuan-tujuan pendidiaka. Anggaran penerimaan adalah pendapatan yang diperoleh setiap tahun oleh sekolah dari berbagai sumber resmi dan diterima secara teratur. Anggaran pengeluaran adalah jumlah uang yang dibelanjakan setiap tahun untuk kepentingan pelaksanaan pendidikan di sekolah.

Adapun pengeluaran sekolah dapat dikategorikan dalam beberapa item, yaitu: pengeluaran untuk pelaksanaan pelajaran, pengeluaran untuk tata usaha sekolah, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, kesejahteraan pegawai, administrasi, pembinaan teknis edukatif dan pendataan.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2007 pasal 62 disebutkan bahwa:
1. Pembiayaan pendidikan terdiri atas biaya investasi, biaya operasi dan biaya personal.
2. Biaya investasi satuan pendidikan meliputi biaya penyediaan sarana dan prasarana, pengembangan sumber daya manusia, dan modal kerja tetap.
3. Biaya personal meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan oleh peserta didik untuk bias mengukuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan.
4. Biaya operasional satuan pendidikan meliputi: gaji pendidik dan tenaga kependidikan serta segala tunjangan yang melekat pada gaji; bahan atau peralatan habis pakai; dan biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya.

3). Biaya Rutin dan Biaya Modal
Secara umum, pembiayaan pendidikan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu; (1) biaya rutin (recurring cost) dan biaya modal (capital cost). Recurring cost pada intinya mencakup keseluruhan biaya operasional penyelenggaraaan pendidikan, seperti biaya administrasi, pemeliharaan fasilitas, pengawasan, gaji, biaya untuk kesejahteraan, dan lain-lain. Sementara, capital cost atau sering pula disebut biaya pembangunan mencakup biaya untuk pembangunan fisik, pembelian tanah, dan pengadaan barang-barang lainnya yang didanai melalui anggaran pembangunan.

Biaya rutin adalah biaya yang harus dikeluarkan dari tahun ke tahun, seperti gaji pegawai (guru dan non guru), serta biaya operasional, biaya pemeliharaan gedung, fasilitas dan alat-alat pengajaran (barang-barang habis pakai). Sementara biaya pembangunan, misalnya, biaya pembelian atau pengembangan tanah, pembangunan gedung, perbaikan atau rehab gedung, penambahan furnitur, serta biaya atau pengeluaran lain unutk barang-barang yang tidak habis pakai.

Dalam implementasi MBS, manajemen komponen keuangan harus dilaksanakan dengan baik dan teliti mulai dari tahap penyusunan anggaran, penggunaan, sampai pengawasan dan pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar semua dana sekolah benar-benar dimanfaatkan secara efektif, efisien, tidak ada kebocoran-kebocoran, serta bebas dari penyakit korupsi, kolusi dan nepotisme.

Akumulasi biaya dibagi jumlah siswa akan diketahui besarnya biaya satuan (unit cost). Unit cost yang dimaksud di sini adalah unit cost per siswa. Unit cost per siswa memiliki empat makna. Pertama, unit cost per siswa dilihat dari aspek recurring cost. Kedua, unit cost per siswa dilihat dari aspek capital cost. Ketiga, unit cost per siswa dilihat dari akumulasi atau perjumlahan dari recurring cost dengan capital cost. Keempat, unit cost per siswa dilihat dari recurring cost, capital cost, dan seluruh biaya yang dikeluarkan langsung oleh siswa untuk keperluan pendidikannya.

Dengan demikian, secara sederhana biaya satuan per siswa yang belajar penuh (unit cost per full time student) tidak sulit dihitung. Perhitungannya dilakukan dengan menambahkan seluruh belanja atau dana yang dikeluarkan oleh isntitusi (total institution expenditures) dalam pelaksanaan tugas-tugas kependidikan dibagi dengan jumlah siswa reguler (full time student) dalam tahun tertentu, termasuk biaya yang mereka keluarkan untuk keperluannya sendiri dalam menjalani pendidikan. Referensi : kuliahbahasainggris.com

Pendidikan

One Day Farm, Sekolah Alam bagi Anak-anak di Virginia, AS

One Day Farm, Sekolah Alam bagi Anak-anak di Virginia

One Day Farm, Sekolah Alam bagi Anak-anak di Virginia, AS

Bagi siswa di “The Farm School” di kota Hamilton, negara bagian Virginia, alam bebas adalah kelas mereka. Anak-anak usia 3 dan 4 tahun belajar, dan bermain, di luar ruangan setiap hari.

One Day Farm, Sekolah Alam bagi Anak-anak di Virginia

“Pertanyaan pertama yang kita terima dari orangtua adalah ‘Bagaimana kecuali hujan?'” kata keliru satu pendiri sekolah tersebut, Jaclyn Jenkins. “Dan kita selalu mengatakan, ‘Bawa busana lebih!’ Kami selalu edukatif mereka. Mereka terhitung memiliki banyak energi. Otak mereka bekerja, kala mereka bergerak. Jadi target kita adalah selalu berada di luar ruangan.”

Kelas tanpa dinding

Alison Huff, seorang guru yang telah mengajar anak-anak di sekolah lain, mengatakan, di sekolah ini mereka gunakan type mengajar secara praktik.

“Ketika mereka studi tentang labu, kita menambahkan pengetahuan hitung-hitungan. Mereka studi tentang warna. Kami mengajarkan ukuran, kala menanam benih, kita perlu menambahkan jarak 12 inci di pada benih yang ditanam. Kami gunakan semua yang digunakan oleh sekolah biasa, tetapi di kebun.”

Selain menanam sayur-sayuran dan buah-buahan, anak-anak terhitung menunjang menyiapkan makanan dan membersihkan piring mereka.

“Kami coba menyisipkan masak-memasak sebanyak bisa saja agar mereka mampu melihat apa saja yang mampu mereka gunakan dari kebun dan mencicipinya daripada pergi ke supermarket dan membeli di sana,” kata Huff.

Ia menambahkan anak-anak TK ini terhitung sedikit studi bhs asing. “Saya mampu berbahasa Inggris dan Spanyol. Asisten kita berkata bhs Perancis dan Arab. Jadi dia menyelipkan bhs yang ia kuasai dan aku mengajarkan bhs Inggris dan Spanyol. Dan murid-murid kita yang berusia 3 tahun mampu berkata didalam empat bahasa.”

Belajar dari Kalkun

Hewan ternak terhitung bagian penting dari kurikulum. Jenkins menyatakan setiap bulan, mereka mempelajari satu hewan. Beberapa bulan lalu, mereka mempelajari sapi.

“Kami sesungguhnya memiliki sapi, dan kita bawa ke sekolah. Mereka mampu melihat sapi secara langsung. Kita studi apa yang dimakan oleh sapi tersebut. Kami gunakan sarung tangan kecil dan pura-pura memerah susu. Kami membawa dampak mentega dan terhitung yogurt.”

Anak-anak menghabiskan sementara satu bulan ulang bersama dengan kalkun yang diberi nama Wayland. “Kami mempelajari Wayland kalkun. Dia lucu. Dan terhitung besar sekali. Kadang-kadang sedikit menakutkan tetapi anak-anak selalu mendatanginya dan mengelusnya. Kami berdiskusi tentang bulu, perbedaan pada jantan dan betina, apa yang mereka makan. Anak-anak terhitung memberi Wayland makan.”

“One Day Farm”

Jaclyn dan suaminya Kenny mendapatkan gagasan ini sesudah mereka membeli peternakan seluas lima hektar di Hamilton, Virginia, yang disempurnakan bersama dengan tempat tinggal dari abad ke-18. Mereka menyatakan “One Day Farm” sebab seperti yang dijelaskan oleh Kenny, pasangan suami istri itu berjanji terhadap diri mereka tiap-tiap bahwa mereka bakal memiliki peternakan suatu hari nanti.

“Jac dan aku telah bersama sejak di SMA. Kami selalu menyatakan suatu hari nanti kita bakal memiliki tempat tinggal tua bersama dengan peternakan kecil. Ini target kami, begitu kita pensiun, kita bakal melacak peternakan ini. Kami tidak bermaksud rubah dan kita tidak bermaksud membeli peternakan, tetapi tiba-tiba menemukannya di internet. Lalu kita datang ke peternakan ini dan tidak idamkan pergi lagi.”

Mereka selanjutnya rubah ke tempat tinggal di peternakan ini, dan teman-teman beserta keluarga mereka jadi berkunjung. Mereka idamkan melihat seperti apa peternakan itu. Mereka idamkan melihat hewan-hewan di sana. “Dan begitulah kita memulai sekolah ini,” kata Jaclyn.

Pasangan itu melihat ada keperluan bakal pembelajaran di alam terbuka bersama dengan praktik langsung.

“Kami melihat anak-anak jaman sekarang yang tidak mampu lepas dari iPad atau iPhone mereka, dan mereka studi bersama dengan cara itu,” kata Kenny Jenkins.

“Mereka tidak studi bersama dengan tangan mereka lagi. Mereka tidak muncul rumah. Hampir semua anak-anak TK di daerah ini cuma menghabiskan sementara sekitar 15-20 menit di luar ruangan didalam satu hari,” imbuhnya.

Belajar, bermain dan menjelajah

Fokus terhadap alam terbuka dan praktik langsung ini yang membawa dampak Courtney Williams mendaftarkan anaknya yang berusia 3 tahun ke sekolah ini.

“Bagi saya, ini yang terbaik,” ujarnya. “Ia studi berhitung, mewarnai, dan semua pelajaran normal lainnya, tetapi ia selalu mampu menjadi anak-anak. Ia mampu berlompat-lompatan di kubangan air. Ia terhitung mampu memanjat pohon dan naik turun bukit. Ia selalu mampu merasakan semua itu, meskipun aku dan suami aku bekerja dan ia tidak mampu melaksanakan semua itu di rumah. Saya besar di lahan seluas 6 hektar. Saya lari-larian dan bermain di hutan dan aku idamkan anak aku mengalami perihal serupa. Ini jalur keluarnya.”

Anak-anak pulang bersama dengan pengalaman baru, pengetahuan baru dan kerap kali bersama dengan satu keranjang penuh sayur-sayuran.

“Selain mendapatkan pelajaran, ia terhitung membawa pulang sayuran sungguhan, ia terhitung membawa pulang telur,” malah Williams. “Ia membawa dampak aku lebih kreatif kala memasak, dan ia idamkan aku gunakan semua sayuran yang ia bawa sebab ia yang menanamnya sendiri.”

Dan sesungguhnya dampak seperti itu yang di idamkan oleh sekolah alam, yaitu mengajarkan semua bagian keluarga dan ulang membawa alam bebas ke area kelas.

Sumber : https://www.ruangguru.co.id/

Pendidikan

Indonesia-China Galakkan Kerjasama Pendidikan dan Teknologi

Indonesia-China Galakkan Kerjasama Pendidikan dan Teknologi

Indonesia-China Galakkan Kerjasama Pendidikan dan Teknologi

Empat puluh lima ilmuwan dan 15 menteri turut dan juga dalam rombongan Wakil Perdana Menteri China Liu Yandong ke Solo jadi awal pekan ini. Menjalin kerjasama pendidikan dan teknologi menjadi tidak benar satu tujuan lawatan mereka.

Indonesia-China Galakkan Kerjasama Pendidikan dan Teknologi

Wakil Perdana Menteri Republik Rakyat China Liu Yandong dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani Selasa malam (28/11) menandatangani kerjasama pendidikan, teknologi dan sumber daya manusia dalam pertemuan tingkat tinggi “Hubungan Antar Masyarakat Indonesia dan China”.

Acara yang diselenggaraan di Solo, Jawa Tengah, ini terhitung sukses mengulas hampir semua bentuk kerjasama. Juru berbicara Kemenko Pembangunan Manusia & Kebudayaan, Agus Sartono menyebutkan hal ini kepada wartawan.

“Penandatangan enam dokumen kerjasama. Mestinya tersedia tujuh, namun yang satu kami pending karena tersedia hal kecil yang baru dapat kami menyelesaikan th. depan. Ini berkenaan pemakaian dan pembangunan HTGF, atau pemakaian tenaga nuklir untuk keperluan damai. Tahun pertama kami menandatangani tujuh nota kesepahaman (MoU), th. kedua tersedia delapan MoU, th. ketiga atau th. 2017 ini tersedia enam MoU yang ditandatangani, dan th. depan masih tersedia 4-5 MoU lagi. Saya kira yang tersedia di benak penduduk berkenaan kerjasama bersama ini adalah : apakah berarti tenaga kerja dari China atau China ini dapat membanjiri atau berdatangan ke Indonesia? Tidak! Justru tempo hari Wakil Presiden Jusuf Kalla telah meyakinkan bahwa investasi dari luar negeri, terhitung China, kudu memberi tambahan transfer pengetahuan dan ketrampilan pada tenaga kerja lokal setempat, dan ini dapat menghilangkan persepsi bahwa investasi itu selalu diikuti bersama arus tenaga kerja dari China,” papar Agus.

Dalam peluang yang serupa Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menyebutkan kerjasama Indonesia dan China ini dapat terlampau untung karena dilaksanakan dalam bidang yang terlampau strategis yakni pendidikan, teknologi dan sumber daya manusia.

“Tindak lanjut MoU ini adalah ‘student mobility’ atau mengirim mahasiswa Indonesia ke China untuk sekolah, menyita S2 dan S3. Jumlahnya tersedia sekitar 700 orang. Sedang terjadi programnya. Lha saat ini yang kami kembangkan adalah bagaimana actions plan yang kami bikin berkenaan science technology dan innovation. Karena inovasi di China atau China ini lebih cepat dan maju. Kedua, Indonesia sesuai RPJPMN-nya dapat membangun yang namanya ‘technopark 100’, yang ditugaskan pada Kemenristekdikti adalah mengkoordinasikannya. Kemenristekdikti dapat membangun sembilan ‘technopark’ di Indonesia dan sedang kami kembangkan juntuk kerjasama bersama China atau China, Taiwan, Swiss, Jerman dan Belanda. Ketiga, berkenaan pembangunan pelabuhan atau port construction, kemaritiman dapat menjadi penghubung antar pulau. Ini menjadi terlampau penting,” ujar Nasir.

Technopark yang dimaksud adalah pembangunan kawasan sains dan teknologi. Pembangunan ini merupakan tidak benar satu program Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurut rancangan technopark ini dapat dibangun di lebih dari satu daerah, antara lain Surakarta, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Utara dan Papua. Program ini dapat bekerjasama bersama perguruan tinggi, pemerintah tempat dan pihak industri.

Sayangnya rombongan Wakil Perdana Menteri China ini tidak memberi tambahan keterangan apapun kepada para wartawan.

Wakil Perdana Menteri China Liu Yandong mempunyai 15 menteri dan 45 ilmuwan, yang tidak saja turut dan juga dalam pertemuan bilateral bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan pejabat terkait, namun terhitung melihat segera museum manusia purba di Sangiran, koleksi panda di Taman Safari dan menghadiri pertemuan tingkat tinggi Indonesia-China di Solo.

Pendidikan

Beberapa Hal Yang Membuat Jiwa Menjadi Lebih Indah dan Bahagia

Ketika kita berkata tentang jiwa, ini ialah salah satu bagian urgen dalam kehidupan manusia. Ibarat komputer terdapat istilah hardware (perangkat keras) dan aplikasi (perangkat lunak), maka jiwa manusia ialah softwarenya.

Pernahkah kamu bertemu seseorang yang baik hatinya, bukan sebab ada maunya namun memang kesehariannya laksana itu? Orang yang baik hatinya bakal memancarkan kebajikan disekitarnya, dan orang disekitarnya pun pun dapat menikmati kebaikannya.

Ingat, kebajikan itu ialah perasaan yang dialami bukan disaksikan dan dicermati saja. Syarat suatu kebaikan ialah bisa dirasakan. Nah untuk menyusun hati yang baik terdapat 4 kelaziman yang perlu kamu lakukan dalam hidup.

Sama laksana tubuh yang atletis, tentu ada kelaziman dan disiplin guna memperolehnya bukan? Bagi sesuatu yang baik dalam hidup kamu tidak ada urusan yang ajaib dan tiba-tiba terjadi, semua perlu proses dan upaya, termasuk menyusun hati yang baik.

1. Hati yang Terbuka dan Jujur
Yang sangat penting ialah jujur dan tersingkap terhadap diri kamu sendiri.

Apa yang kamu mau?
Apa niat anda?
Apa destinasi anda?

Bicarakan dalam hati kamu secara jelas, sebab jika kamu jelas dengan diri kamu maka tindakan kamu juga bakal jelas. Untuk urusan yang satu ini kamu perlu menjawabnya sendiri, tidak butuh meminta jawaban dari orang lain.

2. Hati Yang Mengampuni

Hati yang baik ialah hati yang mudah memaafkan dan berjuang melupakan kekeliruan orang beda dan rasa kesal dan kecewa didalam dirinya.

Jujur, apakah mudah? Sulit. Lalu apakah benar dapat melupakan? Tidak bisa. Yang perlu dilaksanakan disini ialah melihat sebuah kejadian yang menyakitkan dengan teknik pandang yang positif, memberikan makna positif dari kejadian tersebut. Untuk dapat melihat dari sudut pandang yang positif maka perlu tidak sedikit memasukkan urusan positif ke dalam benak kita, apa yang sering kamu baca dan lihat dalam sehari-hari anda? Itu juga dominan dalam hati anda.

3. Murah Hati
Terjemahan mudahnya ialah tidak pelit. Orang yang suka memberi, enteng tangan mau menolong sesama, murah senyum, tidak egois dengan kepentingan diri sendiri, inginkan berkorban ialah ciri orang yang murah hati.

Murah hati, biasanya menjadi kunci guna membuka pintu-pintu yang tertutup dalam kehidupan anda. Pintu maaf, pintu kemudahan, pintu keberhasilan biasanya terbuka dari sikap hati yang satu ini.

4. Perhatian

Adalah sikap hati yang inginkan “merayakan” dan “merasakan” apa yang menjadi keperluan orang beda dan sesama. Orang yang perhatian seringkali mempunyai kapasitas hati dan hidup yang besar, mempunyai ruangan yang besar dalam hatinya sampai-sampai masih sempat untuk menyerahkan ruang untuk orang lain guna menjadi perhatiannya.

Semoga urusan ini dapat dibiasakan dalam kehidupan anda, sampai-sampai terbentuk hati yang baik dan sekaligus membawa hidup kamu dalam “zona” yang jauh lebih estetis dan bahagia. Jika jantung kamu baik pasti kamu masih hidup, Jika hati kamu baik, maka kehidupan kamu juga baik. Sumber : https://www.pelajaran.co.id/

Pendidikan

5 Fakta Menarik Tentang Pendidikan Anak Usia Prasekolah

5 Fakta Menarik Tentang Pendidikan Anak Usia Prasekolah

Pendidikan tentunya jadi tidak benar satu faktor mutlak yang turut serta didalam membangun kepribadian individu. Hampir tiap-tiap harinya anak pergi ke sekolah untuk belajar bermacam hal dan bersosialisasi dengan anak lainnya. Oleh dikarenakan itu, pendidikan miliki peran mutlak didalam membangun hubungan sosial dan emosional anak.

Fakta Menarik Pendidikan Anak Usai Prasekolah
Fakta Menarik Pendidikan Anak Usai Prasekolah

Selain itu, pendidikan terhitung bisa dijadikan sebagai tolak ukur untuk memilih era depan bangsa. Dengan pendidikan yang baik tentunya dikehendaki bisa menghasilkan generasi bangsa yang baik pula.

Setiap negara miliki sistem pendidikan yang berbeda. Harapan orangtua untuk anak di tiap-tiap negara pun berbeda. Hal itu terpengaruh oleh kebudayaan, agama, dan iklim dari negara tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh Benesse Educational Research and Development (BERD) Institute pada 4 negara (Indonesia, Jepang, China, dan Finlandia), terdapat 5 fakta menarik tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yaitu :

5 Fakta Menarik Tentang Pendidikan Anak Usia Prasekolah

 

1. Fakta Terkait Waktu Bangun Tidur Anak

Ternyata, sebagian besar anak-anak di Indonesia terbiasa bangun tidur lebih awal sekitar pukul 05.30 hingga pukul 06.00. Alasannya dikarenakan Indonesia miliki banyak aktivitas di pagi hari dan bagi anak-anak pemeluk agama islam wajib jalankan sholat subuh.

Pada hari biasa, anak Indonesia yang bangun tidur sebelum akan pukul 05.30 mencapai 11,1% dan yang bangun pada pukul 06.00 mencapai 31,9%.

Sementara itu, anak-anak di tiga negara lainnya (Jepang, China, dan Finlandia) yang bangun tidur pada pukul 05.30 tidak cukup dari 3%. Anak-anak di tiga negara berikut lebih banyak bangun tidur pada pukul 07.00

2. Fakta Terkait Waktu yang Dihabiskan di PAUD

Untuk Menjadikan Anak Jenius Tidak Cukup Hanya dengan Perbanyak Baca Buku, tapi Juga Melakukan Hal yang Lain (Ilustrasi/iStockphoto)

Hasil survei mengungkap bahwa 89,8% anak Indonesia menghabiskan sementara tidak cukup dari 4 jam di PAUD. Itu artinya, lebih singkat dibandingkan dengan anak-anak dari negara lain yang sebagian besar menghabiskan sementara di PAUD lebih dari 8 jam. Hal itu dikarenakan banyak orang tua di ketiga negara berikut adalah wanita pekerja.

3. Fakta Terkait Mengasuh Anak dari Perspektif Ibu

Bagi Ibu di Indonesia, ada tiga hal yang butuh bisnis paling besar didalam mengasuh anak. Pertama, yaitu menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang baik, layaknya menyikat gigi, mandi, dan formalitas lainnya. Selanjutnya, bisnis memelihara kebugaran tubuh dan main dengan orang tuanya.

Berdasarkan belajar yang dilakukan oleh BERD, anak-anak yang menguasai formalitas hidup pada usia 3-4 tahun akan miliki kemampuan sosial emosional yang lebih baik pada usia 4-5 tahun. Kemampuan sosial emosional itu terkait dengan pertumbuhan faktor kognitif layaknya huruf, angka, dan kemampuan berpikir. Oleh dikarenakan itu, menanamkan formalitas hidup sejak dini terlampau mutlak untuk mengembangkan faktor kognitif dan afektif anak.

4. Fakta Terkait Harapan Orang Tua Terhadap Masa Depan Anak

Para Ibu di Indonesia mengharapkan anaknya jadi orang yang menyayangi keluarga dengan presentase sebesar 75,8 persen. Harapan ini sama dengan ibu di negara lainnya, jika Jepang.

Sebagian besar Ibu di Jepang menghendaki anak mereka jadi orang yang bisa miliki pendirian dan pendapat sendiri.

5. Fakta Terkait Pribadi Anak di Masa Depan

Ibu di Indonesia menilai bahwa anak adalah sosok yang mewarisi keturunan keluarga untuk era depan, sosok yang akan mengurus orang tua di era yang akan datang, dan sosok yang bisa mengabulkan cita-cita orang tua.

Seperti yang dipaparkan oleh Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, Dr. Sofia Hartati., M.Si, bahwa dari suku dan agama yang dianut sebagain besar penduduk Indonesia, anak merupakan harapan orang tua dan penerus keluarga. Secara psikologis kehadiran anak bisa beri tambahan rasa safe dikarenakan sementara mereka tua ada yang menjaga, merawat, dan berikan perhatian.


Baca Juga :

Pendidikan

Pemicu Pelajaran Fisika Penting Dalam Dunia Pendidikan

Pemicu Pelajaran Fisika Penting Dalam Dunia Pendidikan

Fisika merupakan sebuah ilmu dasar yang kaitannya memang sangat penting dalam dunia pendidikan. Hal ini karena fisika memang menjadi sebuah ilmu dasar dari fisik alam semesta yang terjadi didalam kehidupan sehari – hari kita. Nantinya didalam ilmu fisika memang telah menjelaskan serta menggambarkan peristiwa secara ilmiah yang terjadi ketika suatu materi kemudian berinteraksi bersama materi lain dari partikel sub atomik sampai dengan galaksi yang ada di langit.

Pemicu Pelajaran Fisika Penting Dalam Dunia Pendidikan
Pemicu Pelajaran Fisika Penting Dalam Dunia Pendidikan

Hanya yang menjadi masalah tak banyak orang suka dengan fisika dan bahkan banyak peserta didik yang menganggap bahwa ilmu fisika adalah merupakan sebuah bidang ilmu yang sangat menyeramkan dan menakutkan sehingga seringkali dihindari. Padahal sebenarnya belajar ilmu fisika itu sangat penting bukan hanya untuk di waktu sekolah saja melainkan dalam kehidupan bermasyarakat nantinya. Dan apa saja yang turut menjadi pemicu pelajaran fisika penting dalam dunia pendidikan?

Pemicu Pelajaran Fisika Penting Dalam Dunia Pendidikan

Melatih untuk berpikir secara logis

Dengan belajar pelajaran fisika memang akan dapat melatih cara berpikir yang logis dan secara sistematis karena didasarkan pada fakta kehidupan sehari – hari seperti halnya percepatan mobil, gravitasi dan sebagainya. Dengan memahami fakta unik ini kita akan dapat mencoba mencari tahu telusur semuanya berdasarkan asas logika fisika.

Mengerti tentang fenomena alam

Fisika juga menjadi salah satu bidang ilmu yang dapat membantu kita dalam memprediksi suatu kejadian alam yang sangat penting bagi peradaban manusia. Dan nantinya kita juga akan bisa paham bagaimana dunia kerja mulai dari mekanika kuantum, struktur atom sampai dengan soal astrofisika yang akan membawa banyak manfaat untuk dapat mengerti semua hal tentang fenomena alam.

Relevan dengan bidang sains lain

Fisika sendiri juga merupakan sebuah landasan ilmu untuk perkembangan ilmu lainnya seperti halnya dalam bidang teknik dan juga kedokteran. Misalkan mahasiswa kedokteran yang perlu paham tentang bagaimana darah dan juga soal arus udara didalam tubuh dengan konsep tekanan dan perubahan resistensi atas aliran. Dan semua itu dapat diperoleh dengan fisika.

Mengikuti perkembangan teknologi

Adanya kemajuan teknologi memang sangat sering didasarkan atas penemuan dalam fisika atau soal improvisasi dari ilmu dasar fisika. Bahkan soal perkembangan rocket science, nuklir dan sebagainya juga merupakan sebuah ilmu terapan dari pemanfaatan fisika.

Terlihat sebagai orang pintar

Karena fisika menjadi suatu bidang keilmuwan yang sangat penting tentu saja mereka yang mengerti dan paham tentang fisika juga akan dinilai sebagai seorang yang pandai dan cerdas.

Demikian sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk Anda tentang Pemicu Pelajaran Fisika Penting Dalam Dunia Pendidikan. Semoga informasi diatas menjadi informasi yang bermanfaat dan menginspirasi Anda. sumber :  https://www.dosenpendidikan.com/

Pendidikan

Manfaat Kuliah Bagi Masa Depan Generasi Penerus Bangsa

Manfaat Kuliah Bagi Masa Depan Generasi Penerus Bangsa

Sekolah memang sangat penting. Di Indonesia sendiri jenjang berpendidikan ada beberapa tingkatan mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan bahkan juga sampai perguruan tinggi. Di era modern ini dengan semakin pahamnya masyarakat atas pentingnya pendidikan, pendidikan perguruan tinggi menjadi suatu pendidikan yang banyak orang mengejarnya.

Manfaat Kuliah Bagi Masa Depan Generasi Penerus Bangsa
Manfaat Kuliah Bagi Masa Depan Generasi Penerus Bangsa

Tujuannya agar bisa mencetak anak – anak yang pandai bahkan juga untuk memperbaiki kondisi finansial keluarga. Hanya saja memang keluarga yang paham tentang manfaat pendidikan perguruan tinggi di Indonesia tidaklah banyak. Karena itu memahami bersama – sama tentang apa saja manfaat kuliah bagi masa depan generasi penerus bangsa menjadi suatu aspek yang jauh sangat penting. Apa saja manfaat kuliah bagi masa depan generasi penerus bangsa? Berikut informasinya mari kita simak sama – sama J

Manfaat Kuliah Bagi Masa Depan Generasi Penerus Bangsa

Kemandirian finansial

Gelar sarjana yang dikantongi memang akan menjadi salah satu jaminan untuk mendapatkan kemandirian secara finansial. Masa depan yang jauh lebih baik dengan pendidikan bahkan sampai gelar sarjana akan dapat membuat seseorang jadi bisa bersaing dan memiliki masa depan yang jauh lebih stabil. Setidaknya juga gelar sarjana akan dapat mengantarkan kita untuk semakin dekat dengan masa depan impian kita.

Lebih percaya diri dengan pendidikan yang dikantongi

Masa depan setiap orang memang tidak akan pernah dapat ditelaah atau diketahui. Akan tetapi setidaknya dengan bekal pendidikan yang dimiliki kita jadi memiliki rasa percaya diri untuk mengubah diri mendapatkan masa depan yang jauh lebih baik. Dan tentu dengan pendidikan seperti apa masa depan kita bisa kita persiapkan untuk menghadapinya.

Memberikan peluang besar dalam mendapatkan pekerjaan terbaik

Dengan kita memiliki ilmu dan juga keterampilan praktis yang didapatkan di bangku kuliah tentu kita akan bisa mendapatkan peluang yang jauh lebih baik dan jauh lebih besar untuk mendapatkan kesempatan kerja yang juga sesuai dengan keahlian kita. Dan kita juga sangat mampu bersaing mendapatkan bidang pekerjaan tersebut.

Menjadikan master, setidaknya untuk hidup sendiri

Orang yang punya pendidikan tinggi memang akan punya banyak waktu luang dan juga memiliki banyak pilihan soal peluang karir. Dengan begitu bahkan seorang yang mengenyam pendidikan tinggi akan dapat menjadikan master bagi dirinya sendiri. Bahkan berbagai macam persoalan hidup akan bisa ditangani dengan kritis atas bekal pendidikan tinggi yang dimiliki.

Menjadi pemikir bebas

Dengan kuliah tentu akan ada lebih banyak pengalaman yang bisa didapatkan. Dan dengan demikian pastinya Anda akan mampu menganalisa, mengeneralisasikan dan juga bahkan akan dapat menyimpulkan fenomena yang ada di tempat kerja atau di lingkungan tempat tinggal Anda. Hal ini akan dapat membantu Anda dalam menganalisa makna hidup dan segala persoalan yang ada untuk kemudian mencari solusinya.

Itu beberapa dari sekian banyak Manfaat Kuliah Bagi Masa Depan Generasi Penerus Bangsa. Semoga informasi diatas bermanfaat. sumber : https://www.gurupendidikan.co.id/contoh-surat-kuasa/