keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Cara Pembibitan Tanaman Kopi Bebas Penyakit
Pertanian

Cara Pembibitan Tanaman Kopi Bebas Penyakit

Cara Pembibitan Tanaman Kopi Bebas Penyakit

Cara pembibitan tanaman kopi sanggup dilakukan bersama tiga cara, yakni : Pembibitan bersama memanfaatkan biji, pembibitan secara vegetativ (cangkok, sambung, stek, okulasi), dan pembibitan kopi bersama langkah kultur jaringan.

Ketiga langkah pembibitan berikut punyai berlebihan dan kekurangan masing-masing. Pada dasarnya pembibitan kopi sanggup mencermati beberapa aspek diantaranya sebagai berikut.

Cara Pembibitan Tanaman Kopi Bebas Penyakit

Aspek-aspek di bawah ini merupakan standar dasar, supaya bibit kopi kita memiliki kwalitas dan terbebas dari hama penyakit.

Cara Memperoleh biji kopi
Usahakan biji kopi dari kebun sendiri, ini sebab sebab kebun kopi punya sendiri kualitas bijinya sanggup dijamin sendiri kualitasnya.

Pilihlah pohon induk yang punyai memproses tinggi, bebas dari serangan hama penyakit atau nematoda. Semuanya kudu terhindar dari serangan ini, baik bagian buah, daun ataupun batang.

Cara Memilih dan Memelihara Biji Kopi
Usahakan buah yang akan dijadikan bibit adalah buah kopi yang benar-benar masak, lantas pilihlah yang teksturnya baik, tidak cacat, besarannya normal dan seragam.

Jika persyaratan itu sudah terpenuhi, maka seterusnya melaksanakan perlakuan berikut :

Kupas kulit biji kopi
Lendir yang menempel dibersihkan
Biji kopi dikering anginkan kurang lebih tidak cukup lebih 2-3 hari. Dan tidak terkena langsung sinar matahari.
Lakukan sortasi pada biji yang cacat dan gembos. Pilih biji yang bagus dan seragam
Cara Menyimpan Biji Kopi
Biji yang sudah dikering anginkan sanggup langsung disemaikan. Namun, untuk melaksanakan persemaian kudu dilakukan pada kala yang tepat, supaya biji yang sudah dikering anginkan kudu disimpan terlebi dahulu untuk kala waktu.

Untuk menjauhi serangan dari hama bubuk, maka penyimpanan kopi kudu telaten. Usahakan simpan pada peti tertutup.

Peti berikut bawahnya diamparkan bersama memanfaatkan kain yang diberi minyak terpentin bersama dosis 1 cc per 100 cm2. Setelah ketebalan tumpukan biji kurang lebih 5 cm, maka diberi susunan kain lagi. Begitu seterusnya diberi susunan tiap ketebalan 5 cm.

Apabila peti berikut sudah penuh, maka diamkan peti berikut selama tidak cukup lebih tiga hari tiga malam. Ini ditujukan supaya hama yang ada pada biji kopi terbunuh oleh dampak minyak tadi.

Jika penyimpanan biji akan dilakukan didalam jangka kala yang benar-benar lama, maka biji kopi dicampur bersama bubuk arang yang sudah dibasahi bersama air. Jangan benar-benar basah. Perbandingannya kurang lebih Satu kilo bubuk arang, maka airnya kurang lebih 150cc.

Lama Waktu Penyimpanan Biji Kopi
Waktu penyimpanan biji kopi yang siap untuk disemaikan, usahakan jangan benar-benar lama. Semakin lama penyimpanan, maka akan makin berpengaruh pada kekuatan tumbuh benih tersebut. Daya tumbuhnya akan makin menurun.

Biji kopi yang baru, kekuatan kecambahnya kurang lebih 90 hingga 100 persen. Sedangkan kekuatan kecambah biji kopi yang disimpan benar-benar lama, atau kurang lebih 6 bulan, sanggup alami penurunan menjadi 60-70 persen.

Maka penyimpanan sebaiknya jangan leih dari tiga bulan.

Demikianlah beberapa tips langkah pembibitan tanaman kopi bebas penyakit. Pastikan melaksanakan beberapa langkah di atas bersama benar, supaya hasil pembibitan kopi sanggup tumbuh maksimal.

Selengkapnya : https://www.lele.co.id/