keyboard_arrow_right
unxjg
Pendidikan

Tips for IELTS

Tips for IELTS

Tips for IELTS

Tips for IELTS
Tips for IELTS

To get high score in International English Language Test System (IELTS) is not an easy way, but there is a way we can do to make reach our goal, to pass the IELTS and study overseas the passing grade for IELTS for academic and IELTS General Training are band 5.5. and how can we reach that score?? here I found some tips how we should do when doing IELTS, hope it helps you to get better score, guys…..

Listening

1. Read the instructions and questions carefully before you listen.

2. Try to get an idea of the situation. Who are the speakers? Where are they? Why are they speaking?
Remember, you will only hear the audio once. You will need to read, write and listen all at the same time.

3. Listen for ‘signpost words’ such as however, although and finally. They help you to anticipate what the speaker will say.


Reading

  1. Look out for the title, headings and any special features such as capital letters, underlining, italics, figures, graphs and tables2. make sure that you understand the questions and follow instructions carefully

    3. Pay attention to timing; do not spend too long on one passage or question

    4. Do not try and read every word; remember, you are reading for a purpose

    5. If you do not know the answer to a question, attempt it but do not waste time; move quickly onto the next one

    6. Do not panic if you do not know anything about the subject of the text; all the answers can be found in the text

    7. The word(s) you use must be taken from the Reading text; you must not change the form of the word(s) in the text

    8. Do not worry if there is a word that you do not understand – you may not need to use it check your spelling

    9. Be careful to use singular and plural correctly, focus precisely on what you are asked to do in ‘completion’ type questions, if the question asks you to complete the note ‘in the…’ and the correct answer is ‘evening’, just use ‘evening’ as your answer; note that ‘in the evening’ would be incorrect

    10. Pay attention to the word limit; for example, if you are asked to complete a sentence using no more than two words, if the correct answer is ‘silk shirt’, the answer ‘shirt made of silk’ would be incorrect
    attempt all questions; there are no penalties for incorrect answers, so you have nothing to lose

Sumber: https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Tekno

Cara Memilih Laptop Bekas atau Second

Cara Memilih Laptop Bekas atau Second

Cara Memilih Laptop Bekas atau Second

Cara Memilih Laptop Bekas atau Second
Cara Memilih Laptop Bekas atau Second

Kalau anda ingin membeli laptop second atau bekas, kenali terlebih dahulu barang yang akan anda bawa pulang tersebut. Beli laptop baru dengan laptop yang bekas tidaklah sama, kita harus teliti dan cermat bila memilih barang yang bekas, hal ini dilakukan supaya anda tidak ditipu atau menyesal dikemudian hari. Dan juga barang yang ada jumlahnya terbatas hingga tidak ada banyak pilihan. Oleh karena itu untuk memilih laptop bekas pada umumnya dilihat dari spesifikasi dan harganya. Kalau kita mencari spesifikasi tertentu akan cukup sulit karena barang yang ada jumlahnya terbatas, seperti yang disebutkan sebelumnya.

Bisa anda coba lihat terlebih dahulu sebelum anda menetapkan laptop bekas itu akan anda bawa pulang kerumah dengan cara melihat ulasannya berikut dibawah ini.

Lihat Spesifikasinya

Kalau anda tidak bisa melihat spesifikasi dasar dari laptop tersebut anda bisa menanyakannya kepada pihak penjual. Kalau anda tidak mengerti tentang spesifikasi laptop, minimal anda lihat tahun pembuatannya kapan. Dengan kita melihat tahun pembuatannya kapan, kita bisa tau barang itu masih baru atau sudah sangat lama. Kalau tahun pembuatannya sudah sangat lama (diatas lima tahun) sebaiknya jangan dibeli karena takutnya aplikasi atau software yang akan anda gunakan tidak bisa dijalankan pada laptop ketinggalan jaman tersebut.

Perhatikan Segelnya

Pada umumnya segel terletah di bagian bawah menutupi baut atau diantara dua bagian yang dapat dilepas seperti penutup bawah. Kalau segel dilepas atau tidak ada atau ditimpa dengan segel baru, itu artinya laptop tersebut pernah di perbaiki atau ada sparepart yang diganti. Ini artinya barang sudah tidak original atau mungkin barang ‘servisan’.

Lihat Kondisi Fisik Barang

Semakin mulus kondisi barang menandakan barang jarang dipakai dan ini artinya mempengaruhi harga. Lihat bagian sudut tepi paling luar hal ini untuk memastikan tidak ada bagian yang retak. Cek juga bagian engsel yang tersambung antara keyboard dan layar laptop. Cek juga layar monitor apakah ada warna yang mati dan juga cek keyboard apakah semua tombol berfungsi dengan baik, jangan sampai juga keyboard macet pas dipijit.

Cek Ketahanan Baterai

Kalau ingin tau ketahanan dari sebuah baterai laptop ada aplikasi atau software khusus yang bisa tau apakah baterai tersebut kondisinya masih baik atau tidak, tapi… kita tidak akan sempat kecuali penjualnya orangnya sabar dan kalau beruntung laptop yang ingin dibeli tersebut sudah terinstall oleh aplikasi yang dimaksudkan. Caranya adalah nyalakan sebuah video, kalau baterai terlihat cepat habis karena menyalakan video ini menandakan baterai sudah kurang bagus, baterai yang sudak tidak bagus memutar video tak akan bisa bertahan selama 30 menit.

Jajal Laptopnya

Penjual yang tidak baik, tidak mengizinkan pembelinya untuk mencoba (kalau anda diperlakukan seperti itu, cari penjual yang lain). Jajal laptop bisa dimulai dengan melihat seberapa cepat laptop tersebut booting (membuka windows). Selanjutnya anda bisa coba aplikasi-aplikasi yang berat seperti game 3d, memutar video atau coba semua aplikasi yang ada didalam laptop tersebut. Perhatikan juga kejernihan dari layar dan suara cooooooooooooooooooooooooretkentut yang dikeluarkan dari perangkat audionya. Jika semua lancar berarti laptop masih bagus.

Tanya Garansinya

Penting untuk menanyakan garansi, biasanya garansi antara satu minggu sampai satu bulan. Hal ini untuk berjaga-jaga kalau terjadi apa-apa terhadap laptop bekas yang anda beli. Tentu saja karena yang namanya barang bekas tidak ada jaminan kualitasnya. Dan pastikan juga pihak penjual bertanggung jawab terhadap garansi yang dia berikan, buatlah perjanjian klaim garansi jika terjadi hal yang tidak kita inginkan selama masa garansi masih ada.

Laptop second atau bekas umumnya dicari oleh mereka yang tau spesifikasi dari laptop itu sendiri. Semoga anda yang tidak paham tentang cara memilih laptop bekas atau second mendapat sedikit gambaran tentang bagaimana ciri-ciri dari laptop bekas yang masih bagus.

Sumber: https://www.ram.co.id/

Pendidikan

Masjid, Nilai, Kearifan, Islam dan Budaya Lokal

Masjid, Nilai, Kearifan, Islam dan Budaya Lokal

Masjid, Nilai, Kearifan, Islam dan Budaya Lokal

Masjid, Nilai, Kearifan, Islam dan Budaya Lokal
Masjid, Nilai, Kearifan, Islam dan Budaya Lokal

Masjid sebagai pusat peradaban islam

Masjid pada umumnya dipahami oleh masyarakat sebagai tempat ibadah khusus seperti shalat. Padahal masjid lebih luas daripada sekedar tempat shalat. Masjid dijadikan sebagai symbol persatuan umat islam. Selama sekitar 700 tahun sejak Nabi mendirikan masjid pertama, fungsi masjid masih kokoh dan orisinil sebagai pusat peribadatan dan peradaban. Masjid Al-Azhar di Mesir merupakan salah satu contoh yang sangat dikenal luas kaum muslimin indonesia. Masjid ini mapu memberikan beasiswa bagi para pelajar dan mahasiswa. Bahkan pengentasan kemiskinan pun merupakan program nyata masjid.

Tapi sangat disesalkan masjid kemudian mangalami penyempitan fungsi, apalagi adanya intervensi pihak-pihak tertentu yang menjadikan masjid sebagai alat untuk memperoleh dan mempertahankan kekuasaan. Masjid hanya mengajari umat tentang baca tulis Al-qur’an tanpa pengembangan wawasan dan pemikira islami dan tempat belajar umat tentang ilmu fiqih ibadah, bahkan lebih sempit lagi yaitu ibadah praktis dari salah satu mahzab. Kita mungkin tidak akan menemukan masjid yang memiliki kegiatan yang terprogram secara baik dalam pembinaan keberagaman umat.

Pada pengembangan berikutnya muncul kelompok-kelompok yang sadar untuk mengembalikan fungsi masjid sebagaimana mestinya. Kesadaran ke arah optimalisasi fungsi masjid kembali tumbuh terutama di kalangan para intelektual muda, khususnya para aktivis masjid. Kini mulai tumbuh kesadaran umat akan pentingnya peranan mesjid untuk mencerdaskan dan mensejahterakan jamaahnya. Meluasnya fungsi dan peranan masjid ini seiring dengan laju pertumbuhan umat islam di Indonesia, baik secara kuantitatif maupun kualitatif yang tercermin dalam pertambahan jumlah penduduk muslim dan peningkatan jumla intelektual muslim yang sadar dan peduli terhadap peningkatan kualitas umat islam Dalam syariat islam masjid memiliki dua fungsi utama yaitu: pertama sebagai pusat ibadah ritual dan kedua berfungsi sebagai pusat ibadah sosial. Dari kedua fungsi tersebut titik sentralnya bahwa fungsi utama mesjid adalah sebagai pusat pembinaan umat islam.

  1. Nilai-nilai Islam dalam Budaya Indonesia

Islam masuk ke Indonesia lengkap dengan budayanya. Oleh karena itu Islam besar dari negeri Arab, maka Islam yang masuk ke Indonesia tidak terlepas dari budaya Arab. Pada awalnya masuknya dakwah islam ke Indonesia, dirasakan sangat sulit membedakan mana jaran islam dan mana budaya arab. Sebagaimana para wali di tanah jawa yang mendakwahkan ajaran islam melalui bahasa dan budaya. Lebih jauh lagi nilai-nilai islam sudah menjadi bagian yang tidak dapat di pisahkan dari kebudayaan mereka. Seperti upacara adat dan penggunaan bahasa sehari-hari. Istilah-istilah arab yang masuk ke dalam budaya jawa, seperti dalam pewayangan actor janoko yang tidak lain dalam bahasa Arab adalah jannaka. Empat sekawan semar, gareng, petruk, dan bagong merupakan produk personifikasi dari ucapan Ali Bin Abi thalib “itsmar khairan,fatruk ma bagha”(berbuatlah kebaikan, tinggalkan perbuatan sia-sia). Dan masih banyak lagi istilah-istilah dalam bahasa arab lainnya, yang diadopsi menjadi bahasa indonesia.

  1. Islam dan Budaya Lokal

Sebagai salah satu agama yang universal, risalah islam ditunjukan untuk semua umat manusia, segenap ras, dan bangsa serta untuk semua lapisan masyarakat. Universalisme islam menampakkan diri dalam berbagai manifestasi penting, dan yang terbaik adalah dalam ajaran-ajarannya.ajaran-ajaran islam yang mencakup aspek akidah, syari’ah dan akhlak, menampakkan perhatiannya yang sangat besar terhadap persoalan utam kemanusiaan. Hal ini dapat dilihat dari lima tujuan umum syari’ah yaitu; menjamin keselamatan agama, jiwa, akal, keturunan, harta. Selain itu risalah islam juga menampilkan nilai-nilai kemasyarakatan (social values) yang luhur, yang biasa dikatakan sebagai tujuan dasar syari’ah yaitu’ keadilan, ukhuwwah (persaudaraan), takaful(jaminan keselamatan), kebebasan dan kehormatan. Semua ini akhirnya bermuara pada keadilan sosial dalam arti sebenarnya. Refleksi dan manifestasi kosmopolitanisme islam bias dilacak dalam etalase sejarah kebudayaan sejak rasulullah, baik dalam format non material sepertimkonsep-konsep pemikiran,maupun yang material seperti arsitektur bangunan dan sebagainya.

Walaupun demikian , menurut Ibnu Khaldun, abhwa diantara hal aneh tapi nyata bahwa mayoritas ulama dan cendekiawan dalam sejarah perkembangan islam adalah‘ajam(non arab). Maka jadilah ilmu-ilmu ini semua ilmu-ilmu keterampilan yang membutuhkan pengajaran. Begitu juga iintelektual-intelektual dalam bidang hadits, ushul fiqih, ilmu kalam dan tafsir. Dari paparan di atas, menunjukkan kepada kita betapa kebudayaan dan peradaban islam dibangun di atas kombinasi nilai ketaqwaan (Q.S al-Hujurat:13), persamaan dan kreativitas dari jiwa islam yang universal (Q.S al-Mulk:2) dengan akulturasi timbal balik dari budaya-budaya local luar arab yang terislamkan, tanpa harus mempertentangkan antara Arab dan non Arab.

  1. Local Wisdom (Kearipan Lokal)

Gagasan pribumisasi Islam, secara genelogis dilontarkan pertama kali oleh Abdurahman Wahid pada tahun 1980an. Dalamg ‘Pribumisasi Islam’ tergambar bagaimana Islam sebagai ajaran yang normatif berasal dari Tuhan diakomodasikan ke dalam kebudayaan yang berasal dari manusia tanpa kehilangan identitasnya masing-masing. Inti ‘Pribumisasi Islam’ adalah kebutuhan, bukan untuk menghindari polarisasi antara agama dan budaya, sebab polarisasi demikian memang tidak terhindarkan.Pribumisasi Islam telah menjadikan agama dan budaya tidak saling mengalahkan, melainkan berwujud dalam pola nalar keagamaan yang tidak lagi mengambil bentuknya yang otentik dari agama, serta berusaha mempertemukan jembatan yang selama ini memisahkan antara agama dan budaya. ‘Pribumisasi Islam’ justru memberi keanekaragaman interpretasi dalam praktek kehidupan beragama (Islam) di setiap wilayah yang berbeda-beda. Dengan demikian, Islam tidak lagi dipandang secara tunggal, melainkan beraneka ragam. Tidak ada lagi anggapan Islam yang di Timur Tengah sebagai Islam yang murni dan paling benar, karena Islam sebagai agama mengalami historitas yang terus berlanjut.

‘Islam Pribumi’ sebagai jawaban dari Islam otentik mengandaikan tiga hal. Pertama, ‘Islam Pribumi’ memiliki sifat kontekstual, yakni dipahami sebagai ajaran yang terkait dengan konteks zaman dan tempat. Perubahan waktu dan perbedaan wilayah menjadi kunci untuk menginterpretasikan ajaran. Dengan demikian, Islam akan mengalmi perubahan dan dinamika dalam merespons perubahan zaman. Kedua, ‘Islam Pribumi’ bersifat progresif, yakni kemajuan zaman bukan dipahami sebagai ancaman terhadap penyimpangan ajaran dasar agama (Islam), tetapi dilihat sebagai pemicu untuk melakukan respons kreatif secara intens. Ketiga, ‘Islam Pribumi’ memiliki problem-problem kemanusiaan secara universal tanpa melihan perbedaan agama dan etnik. Dengan demikian, Islam tidak kaku dan rigid dalam menghadapi realitas sosial masyarakat yang selalu berubah. Sejak kehadiran Islam di Indonesia, para ulama telah mencoba mengadopsi kebudayaan lokal secara selektif. Kalangan ulama Indonesia telah berhasil mengintegrasikan antara keislaman dan keindonesiaan, sehingga apa yang ada di daerah ini telah dianggap sesuai dengan nilai Islam, karena Islam menyangkut nilai dan norma, bukan selera atau ideologi apalagi adat.

Berbeda dengan agama lain, Islam masuk Indonesia dengan begitu elastis. Baik itu yang berhubungan dengan pengenalan simbol-simbol Islami (misalnya bentuk bangunan peribadatan) atau ritus-ritus keagamaan (untuk memahami nilai-nilai Islam). Inilah pribumisasi Islam yang dilakukan para penyebar Islam di tanah air, khususnya para Wali Songo di Jawa, yang menggunakan media budaya sebagai sarana mendakwahkan Islam. Dengan langkah persuasif ini, terbukti Islam bisa diterima dengan baik sebagai agama baru setelah sebelumnya penduduk lokal menganut animisme, dinamisme atau Hindu Budha selama bertahun-tahun lamanya.Yang patut diamati pula, kebudayaan populer di Indonesia banyak sekali menyerap konsep-konsep dalam simbol-simbol Islam, sehingga seringkali tampak bahwa Islam muncul sebagai sumber kebudayaan yang penting dalam kebudayaan populer di Indonesia.

Baca Artikel Lainnya:

Pendidikan

PERKEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN

PERKEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN

PERKEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN

PERKEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN
PERKEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN

Beberapa model pengembangan perencanaan disajikan dalam buku ini adalah : 1). Model PSSI, 2). Model Briggs, 3). Model Kemp, 4). Medela Gerlach dan Ely, 5). Model Bela H. Banathy, dan 6) Model IDI. Secara terinci uaraian dari masing-masing hal tersebut adalah seperti yang terurai dibawah ini.

  1. Model Pengembangan Instruksional PPSI

            PSSI merupakan singkatan dari prosedur pengembangan Sistem intruksional. Istilah “sistem intruksional” mengandung pengertian bahwa PPSI menggunakan pendekatan system system dimana pengerjaan adalah komponen yang saling berhubungan bekerjasama satu sama lainsecara fungsional dan terpadu dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan.

            Model pengembangan intruksional PPSI ini memiliki 5 langkah pokok, yaitu:

  1. Merumuskan Tujuan Intruksional Khusus

           Dalam merumuskan TIK ini ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, yaitu:

  1. Mengubah istilah yang operasional
  2. Berbentuk hasil belajar
  3. Berbentuk tingkah laku yang dapat diamati dan diukur
  4. Dalam satu TIK hanya memuat satu perubahan tingkah laku

            Selain itu dengan mengutip pendapat dari Marger, TIK hendaknya mengandung unsur-unsur sebagai berikut:

  1. Berorientasi kepada peserta didik
  2. Pernyataan tentang apa yang harus dilakukan oleh peserta didik (performance)
  3. Dalam kondisi yang bagaimana peserta diharapkan melakukan tingkah tersebut (condition)
  4. Kriteria dari kemampuan dan keterampilan yang dikehendaki (Kriterion)
  5. Mengembangkan Alat Evaluasi

            Kegiatan yang dilakukan pada tahap pengembangan alat evaluasi ini adalah sebagai berikut:

  1. Menentukan jenis tes yang akan digunakan untuk mengukur tercapainya tindak TIK

      Jenis tes ini dapat dibedakan menjadi : a). tes tertulis, bo. tes lisan, c) tes perbuatan

  1. Menyusun butir tes (item soal) untuk eniali masing-masing TIK

      Bentuk item soal ini berupa : a). essay, b). objektive dalam bentuk pilihan ganda, benar salah, menjodohkan, isian, dan jawaban singkat.

  1. Menetapkan Kegiatan Belajar dan Materi Pelajaran

            Kegiatan yang harus dilakukan pada tahap menetapkan kegiatan belajar dan materi pelajaran ini adalah sebagai berikut:

  1. Merumuskan semua kemungkinan kegiatan belajar unsur mencapai TIK
  2. Menetapkan kegiatan belajar yang tidak perlu ditempuh
  3. Menetapkan kegiatan belajar yang akan ditempuh
  4. Menciptakan materi pelajaran
  5. Tahap 4: Merencanakan Program Kegiatan

Dalam tahap keempat ini, kegiatan yang perlu ditempuh adalah sebagai berikut:

  1. Menetapkan strategi belajar mengajar, termasuk metode yang digunakan
  2. Memilih alat pelajaran dan sumber bahan atau media yang akan digunakan
  3. Menyusun jadwal penyajian
  4. Tahap 5: Melaksanakan Program

Dalam melaksanakan program ini  kegiatan yang perlu ditempuh adalah:

  1. Menyelenggarakan pre tes

      Pre-tes ini untuk menjajagi seberapa jauh kemampuan yang telah dikuasai peserta didik berkaitan dengan TIK yang diajukan, dalam rangka untuk memberi keputusan TIK yang harus dicapai

  1. Menyajikan materi pelajaran itu guru harus konsisten dengan TIK maupun model satuan peljaran baik mengenal materi, metode, alat, dan sumber, serta evaluasi.
  2. Menyelenggarakan pos tes

      Pos tes ini untuk menilai tingkat kemampuan peserta didik mengikuti pelajaran

  1. Melakukan revisi (perbaikan)

      Revisi ini untuk menyempurnakan proses dan hasil pengajaran. Revisi ini mencakup segala komponen system yang terlibat dalam pengajaran dari tahap 1 sampai dengan tahap 5.

  1. Model J.E Kemp

            Menurut Kemp (1977) pengembangan instruksional atau desain intruksional itu terdiri dari 8 langkah, yaitu:

  1. Menentukan Tujuan Intruksional Umum (TIU)

TIU merupakan tujuan yang ingin dicapai untuk masing-masing pokok bahasan

  1. Menganalisis karakterisasi peserta didik

Analisis ini dipergunakan untuk mengetahui latar belakang pendidikan sosial, budaya peserta didik, serta untuk menentukan langkah-langkah yang perlu diambil

  1. Menentukan TIK

TIK ini bagi peserta didik antara lain berguna untuk mengetahui apa yang harus dikerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan kriterian keberhasilannya. Bagi guru TIK ini membantu dalam menentukan materi dan evaluasi pelajaran

  1. Menetukan materi pelajaran

Dalam menetukan pelajaran ini harus disesuaikan dengan TIK

  1. Menetapkan penjagaan awal
  2. Menentukan strategi belajar mengajar

Dalam memilih strategi belajar mengajar harus sesuai TIK selain itu juga harus memperhatikan faktor. a). efesien, b). efektivitas, c). ekonomi, d). peserta

  1. Mengkoordinasi sarana penunjang, yang meliputi tenaga fasilitas alat, waktu dan tenaga
  2. Mengadakan evaluasi

Evaluasi ini digunakan untuk mengontrol dan mengkaji keberhasilan dan program secara sistem

  1. Model Briggs

            Model pengembangan intruksional Briggs ini bersandarkan pada prinsip keselaransan antara a). tujuan yang akan dicapai, b), strategiuntuk mencapainya, dan c) evaluasi keberhasilan, yang dalam sehari-hari dapat dinyatakan dalam bentuk pertanyaan  a). mau kemana ?, b) dengan apa? dan c) bilamana sampai tujuan?

            Prinsip dasar pengembangan yang dipakai, urutan langkah kegiatan pengembangan intruksional, menurut Briggs, adalh sebagai berikut:

Mau kemana meliputi:

  1. Identifikasi masalah/tujuan
  2. Rumusan tujuan dalam perilaku belajar
  3. Penyusunan materi/silabus
  4. Analisis tujuan dengan apa?
  5. Analisis tujuan
  6. Jenjang belajar dan strategi intruksional
  7. Rancangan intruksional (guru)
  8. Strategi intruksional (tim pengembangan intruksional)

Bilamana sampai tujuan? Meliputi

  1. Penyusunan tes
  2. Evaluasi formatif
  3. Evaluasi sumatif

            Berdasarkan pendapat Briggs tersebut, secara keseluruhan model pengembangan intruksional terdiri dari langkah-langkah, sebagai berikut:

  1. Identifikasi kebutuhan/penentuan tujuan
  2. Penyusunan garis besar kurikulum/rincian kebutuhan intruksional yang telah dituangkan dalam tujuan-tujuan
  3. Perumusan tujuan
  4. Analisis tugas/tujuan
  5. Proses informasi: untuk menentukan tata urutan pemikiran yang logis
  6. Klasifikasi belajar: untuk mengidentifikasi kondisi belajar yang diperlukan
  7. Tugas belajar: untuk menentukan persyaratan belajar dan kegiatan belajar mengajar yang sesuai
  8. Penyiapan evaluasi hasil belajar
  9. Menentukan jenjang besar
  10. Penentuan kegiatan belajar
  11. Pemantauan belajar
  12. Evaluasi formatif
  13. Evaluasi sumatif
  1. Model Gerlach dan Ely

      Langkah-langkah dalam pengembangan instruksional terdiri dari:

  1. Merumuskan tujuan instruksional
  2. Menentukan isi materi pelajaran
  3. Menentukan kemampuan awal peserta didik
  4. Menentukan teknik dan strategi
  5. Pengelompokan belajar
  6. Menentukan pembagian waktu
  7. Menentukan ruang
  8. Memilih media intstruksional yang sesuai
  9. Mengevaluasi hasil belajar
  10. Menganalisis umpan balik
  1. Model Bela H. Banathy

            Menurut Banathy (1972) secara garis besar pengembangan instruksional meliputi enam langkah pokok, yaitu:

  1. Merumuskan tujuan
  2. Mengembangkan tes
  3. Menganalisis kegiatan belajar
  4. Mendesain sistem instruksional
  5. Melaksana kegiatan dan mengetes hasil
  6. Mengadakna perbaikan

Sumber: https://sel.co.id/

Pendidikan

Asas, Jenis, Faktor dan Fungsi Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat

Asas, Jenis, Faktor dan Fungsi Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat

Asas, Jenis, Faktor dan Fungsi Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat

Asas, Jenis, Faktor dan Fungsi Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat
Asas, Jenis, Faktor dan Fungsi Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat

Asas Kerja Hubungan Sekolah dengan Masyarakat

  1. Obyektif dan Resmi

Semua informasi atau pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat harus merupakan suara resmi dari instansi atau lembaga yang bersangkutan.

  1. Organisasi yang tertib dan berdisiplin

Hubungan sekolah dengan masyarakat hanya akan berfungsi bilamana tugas-tugas organisasi atau lembaga berjalan secara lancar dan efektif serta memiliki hubungan kerja ke dalam dan ke luar organisasi yang efektif pula.

  1. Informasi harus bersikap mendorong timbulnya keinginan untuk ikut berpartisipasi atau ikut memberikan dukungan secara wajar dari masyarakat.
  2. Kontinuitas informasi

Hubungan sekolah dengan masyarakat harus berusaha agar masyarakat memperoleh informasi secara kontinu sesuai dengan kebutuhan.

  1. Respon yang timbul di kalangan masyarakat umpan balik dari informasi yang disampaikan harus mendapat perhatian sepenuhnya.

Jenis Kegiatan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat

  1. Kegiatan Eksternal

Kegiatan ini selalu berhubungan atau ditujukan kepada instansi atasan dan masyarakat di luar sekolah. Ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan dalam hal ini yakni:

  1. Indirect act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyar\akat melalui perantara media tertentu seperti misalnya: informasi lewat televisi, penyebaran informasi lewat radio, penyebaran informasi melalui media cetak, pameran sekolah dan berusaha independen dalam penerbitan majalah atau buletin sekolah.
  2. Direct act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat melalui tatap muka, misalnya: rapat bersama dengan komitte sekolah, konsultasi dengan tokoh masyarakat, melayani kunjungan tamu dan sebagainya.

2 Kegiatan Internal

 Kegiatan ini merupakan publisitas ke dalam, sasarannya adalah warga sekolah yang bersangkutan yaitu para pendidik, karyawan, dan peserta didik. Kegiatan ini juga dapat dilakukan dengan dua kemungkinan yakni:

  1. Indirect act adalah kegiatan internal melalui penyampaian informasi melalui surat edaran; penggunaan papn pengumuman di sekolah; penyelenggaraan majalah dinding; menerbitkan buletin sekolah untuk dibagikan pada warga sekolah; pemasangan iklan/pemberitahuan khusus melalui mass media; dan kegiatan pentas seni.
  2. Direct act adalah kegiatan internal yang dapat berupa: rapat dewan guru; upacara sekolah; karyawisata/rekreasi bersama; dan penjelasan pada berbagai kesempatan.

Faktor Pendukung Hubungan Sekolah dengan Masyarakat

Kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat bisa berjalan baik apabila di dukung oleh beberapa faktor yakni:

  1. Adanya proram dan perencanaan yang sistematis.
  2. Tersedia basis dokumentasi yang lengkap.
  3. Tersedia tenaga ahli, terampil dan alat sarana serta dana yang memadai.
  4. Kondisi organisasi sekolah yang memungkinkan untuk meningkatkan kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat.

Fungsi Hubungan Sekolah dengan Masyarakat

Fungsi pokok hubungan sekolah dengan masyarakat adalah menarik simpati masyarakat umumnya serta publik khususnya, sehingga dapat meningkatkan relasi serta animo pada sekolah tersebut. Hal ini akan membantu sekolah mensukseskan program-programnya. Sehingga mampu mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Fungsi hubungan sekolah dengan masyarakat diantarnya sebagai berikut :

  1. Mengatur hubungan sekolah dengan orang tua.
  2. Memelihara hubungan baik dengan komitte sekolah.
  3. Memelihara dan mengembangkan hubungan sekolah dengan lembaga-lembaga pemerintah, swasta dan organisasi nasional.
  4. Memberi pengertian kepada masyarakat tentang fungsi sekolah melalui bermacam-macam tehnik komunikasi (majalah, surat kabar dan mendatangkan sumber).

Sumber: https://duniapendidikan.co.id/

Pendidikan

Solidaritas Bagi Korban Bencana Banten dan Lampung

Solidaritas Bagi Korban Bencana Banten dan Lampung

Solidaritas Bagi Korban Bencana Banten dan Lampung

 

Solidaritas Bagi Korban Bencana Banten dan Lampung

Bencana Banten dan Lampung

Tsunami telah menerjang Kabupaten Pandeglang Banten, Serang, dan Lampung Selatan pada Sabtu, 22 Desember 2018. Bencana tersebut terjadi di pantai sekitar Selat Sunda setelah erupsi Gunung Anak Krakatau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi tsunami disebabkan oleh longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang tinggi akibat bulan purnama.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Adapun data yang tercatat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mencapai 426 orang meninggal dunia. Selain itu, korban yang mengalami luka-luka akibat sebanyak 7.202 orang dan 23 orang dinyatakan masih hilang.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat

Ahmad Hadadi mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk turut serta dalam menolong korban bencana tsunami yang melanda Banten dan Lampung. Hal tersebut disampaikan dalam apel pagi di Halaman Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Radjiman, Kota Bandung, Senin 31 Desember 2018.

“Ini merupakan musibah kemanusiaan dan bencana alam yang dialami saudara-saudara kita sendiri. Kita doakan semoga korban dapat diampuni segala dosanya, menjadi manusia yang mulia, dan dimasukan ke dalam surga. Yang mengalami luka-luka segera dipulihkan dan keluarga yang hilang dapat ditemukan, sehingga kembali kepada keluarganya,” ujar Kadisdik Jabar.

Kadisdik Jabar

Kadisdik Jabar juga mengatakan musibah tersebut dapat menjadi pelajaran dan diambil hikmahnya, bahwa musibah dapat menimpa kepada siapapun. Selain itu, terdapat kekuasaan-kekuasaan dan ketentuan Tuhan yang dapat terlihat.

“Kali ini kita akan agendakan untuk meninjau langsung keadaan korban ke sana. Tentunya kita perlu menggalang dana sebagai bagian dari solidaritas peduli terhadap sesama. Kita perlu turut prihatin, mereka adalah saudara dekat kita,” ujar Kadisdik Jabar.

 

Artikel Terkait:

Fashion

Deretan Model Crocs Unik, Dobrak Industri Fashion

Deretan Model Crocs Unik, Dobrak Industri Fashion

Deretan Model Crocs Unik, Dobrak Industri Fashion

 

Deretan Model Crocs Unik, Dobrak Industri Fashion

 

Deretan Model Crocs Unik

Jakarta Siapa yang tak kenal dengan sepatu Crocs? sepatu berbahan karet dengan bentuk yang khas ternyata kini sudah menjadi ikon baru di industri fashion. Seperti yang dilansir dari Vogue.com, sepatu ini, beberapa minggu lalu dunia maya dibuat terkejut dengan sepatu Crocs bertumit dengan tajuk Cyprus V, di mana disebut-sebut sebagai sepatu orthopedic dengan sol yang dilengkapi dengan titik-titik dengan kemampuan refleksi yang mumpuni.

Balenciaga Rancang Stiletto Berbahan Karet Mirip Crocs

Bahkan tak sampai di situ saja, mengisi musim Fall 2018, Crocs terlihat pada peragaan busana brand fashion ternama, Balenciaga. Kala itu, Demna Gvasalia berhasil menjadikan Crocs sepatu yang digunakan oleh para model tersbut. Kala itu, Crocs tampil degan gaya yang berbeda dari biasanya.

Deretan Model Crocs Unik, Dobrak Industri Fashion

Kini sepatu Crocs kembali menampilkan model baru yang eksentrik. Gab Bois sang seniman berbasis di Montreal berhasil menampilkan wajah baru dari Crocs yang sangat unik. Sepatu yang diciptakan ini merupakan karya imajinatif dari paduan model Crocs klasik dipadukan dengan hak sepatu yang ektrem. Namun sepatu ini hanyalah imajinasi semata yang dibuat dengan aplikasi edit foto.

 

Sumber : https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Pendidikan

Resolusi Siswa Jawa Barat, dari Lulus Ujian Nasional sampai Jadi Wirausahawan

Resolusi Siswa Jawa Barat, dari Lulus Ujian Nasional sampai Jadi Wirausahawan

Resolusi Siswa Jawa Barat, dari Lulus Ujian Nasional sampai Jadi Wirausahawan

 

Resolusi Siswa Jawa Barat, dari Lulus Ujian Nasional sampai Jadi Wirausahawan

Resolusi Siswa Jawa Barat

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap menginjak awal tahun, masyarakat menancapkan resolusi yang akan dicapai di tahun yang baru tersebut. Tak terkecuali para siswa di Jawa Barat. Beberapa diantaranya memiliki resolusi dari mulai keinginan untuk mampu lulus ujian nasional dengan hasil maksimal, dapat merengkuh prestasi di bidang ekstrakulikuler sampai merintis menjadi wirausahawan.

Siswa SMKN 6 Bandung

Rudiman mengatakan resolusinya di tahun ini ingin menjadi lebih baik di segala bidang. Dia mengatakan, target jangka pendek yang ingin ia capai adalah lulus ujian nasional dengan hasil memuaskan agar mampu menembus universitas yang ia impikan.

“Selain itu, saya juga ingin mengoptimalkan waktu sebagai remaja untuk berkarya dengan belajar sesuatu yang baru, seperti bahasa asing, editing video, bikin lagu, belajar lebih sering, membaca lebih banyak buku dan mengembangkan bakat,” tutur siswa pemenang juara 1 Lomba Puisi Tingkat SMK Se Kota Bandung tersebut saat dihubungi via daring, 2 Januari 2018.

Hal senada pun diucapkan oleh Siswa SMKN 3 Baleendah, Fitria. Dia mengatakan ingin memenuhi target lulus ujian nasional dan uji kompetensi dengan hasil memuaskan dan mampu melanjutkan pendidikan di Universitas Pendidikan Jawa Barat.

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional

Siswa yang meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga Karate tersebut pun berusaha agar mampu berpartisipasi dalam Kejuaran Karate yang diadakan oleh Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) dan mewakili Kabupatennya dalam Pekan Olahraga Daerah (PORDA).

Selain itu, siswa jurusan akutansi juga mengatakan sedang menggeluti dunia wirausaha di bidang olahraga. “Baru mulai usaha pas tengah Desember kemarin dan barang yang di jual masih di ruang lingkup Karate juga,” tutur Fitria.

Resolusi berbeda diucapkan oleh Siswa SMAN 2 Klari

Kabupaten Karawang, Nisa Alvisyahrin. Nisa mengatakan resolusinya di 2019 adalah memperbanyak membaca buku. Siswa kelas X tersebut pun mengutarakan keinginannya agar sekolah lebih memperbanyak koleksi buku di perpusatakaan. “Biar bisa baca lebih banyak buku, dan koleksi di perpustakaan ditambah, enggak hanya buku pelajaran aja,” tutur siswa yang aktif di ekstrakulikuler Paskibra tersebut.

 

Sumber : https://pendidikan.co.id/

P.Umum

Tips dan Trik Memilih Celana Pria Sesuai Postur Tubuh

Tips dan Trik Memilih Celana Pria Sesuai Postur Tubuh

Tips dan Trik Memilih Celana Pria Sesuai Postur Tubuh

Tips dan Trik Memilih Celana Pria Sesuai Postur Tubuh
Tips dan Trik Memilih Celana Pria Sesuai Postur Tubuh

Tips Memilih Celana Pria

Tips Memilih Celana Pria – Pernah merasa ada yang kurang pas dengan pilihan outfit yang Toppers gunakan? Apakah warna yang bagus ternyata kurang pas dengan tubuhmu, atau mungkin potongan ukuran yang ternyata tak cocok dengan postur tubuhmu? Ya, meskipun pada dasarnya setiap fashion outfit dibuat keren, bukan berarti semuanya akan pas untuk tubuhmu. Salah satu yang paling penting untuk Toppers perhatikan tingkat kecocokkannya adalah dalam pemilihan celana pria.

Untuk dapatkan pilihan celana paling pas, berikut beberapa tips yang Toppers bisa simak untuk mendapatkan celana yang paling pas dengan postur tubuh-mu.

 

Tips dan Trik Memilih Celana Pria

Potongan sedikit loose untuk kamu yang memiliki kaki terlalu kurus

Menggunakan celana terlalu skinny akan membuat kaki menjadi terlihat lebih ramping. Untuk Toppers yang memiliki kaki kurus, pilihlah celana yang sedikit loose untuk memberikan sedikit volume pada visual bawahanmu.

Celana lebar untuk menyembunyikan bagian yang terlalu besar
Memiliki paha atau betis yang terlalu lebar? Gunakan celana dengan potongan yang sedikit lebih lebar bisa membantumu menyembunyikan siluet dari betis ataupun paha-mu yang terlalu besar.

Berkaki pendek? Hindari Celana Pendek atau ¾

Jika Toppers memiliki postur tubuh yang relatif rendah, hindari menggunkan celana pendek atau berpotongan ¾. Hal ini akan memberikan kesan tubuh yang jauh lebih pendek, lho. Menggunakan celana panjang dengan model skinny bisa membantu membuat kakinya terlihat lebih jenjang.

 

Warna gelap

Warna gelap seperti hitam, biru tua, ataupun abu-abu tua adalah beberapa pilihan warna gelap netral yang bisa jadi pilihan tepat untuk Toppers yang memiliki postur tubuh relatif lebar. Warna-warna gelap akan membantu membuat postur tubuh terlihat jadi lebih ramping.

Warna terang

Sebaliknya, warna yang lebih terang seperti celana jeans biru muda, putih, abu-abu muda, dan warna terang lainnya adalah pilihan untuk Toppers yang memiliki postur dan kaki yang relatif ramping.

Colorful

Untuk Toppers yang memiliki warna kulit yang gelap, hindari pemilihan warna-warni terang seperti merah terang, biru terang, kuning, dan warna-warna terang lainnya. Selain warna gelap, pilihan tepat untuk kamu dengan warna kulit gelap adalah warna-warna earthy tone seperti coklat, krem, ataupun warna sejenis lainnya.

Ketahui Karakteristik setiap Bahan Celana

Mengetahui jenis bahan dari celana yang Toppers gunakan akan membantumu dalam memilih celana yang nggak cuma pas tapi juga nyaman digunakan untuk kegiatanmu sehari-hari. Berikut beberapa bahan celana pria yang umumnya digunakan:

Cotton

Memiliki daya serap dan fleksibilitas yang baik. Pilihan yang tepat untuk Toppers yang mudah berkeringat dan memiliki aktivitas yang dinamik.

Polyster blends

Bahan ini nggak cuma berdaya tahan baik tap juga memiliki tampilan sleek yang nggak mudah berkerut. Pilihan pas untuk celana loose untuk menambahkan volume kaki yang terlalu ramping.

Wool

Celana dengan bahan wool mungkin akan terasa lebih panas dan membuat gerah. Jadi, hindari penggunaan bahan wool untuk celana yang ketat atau skinny. Gunakanlah bahan ini untuk celana yang longgar.

Denim

Bahan denim umumnya cocok untuk segala jenis postur tubuh. Namun, warna dan pola yang beragamlah yang perlu Toppers perhatikan saat memilih celana denim. Mulai dari celana denim berwarna gelap hingga biru muda terang semuanya harus kamu sesuaikan dengan postur dan warna kulitmu.

 

Setelah mendapatkan celana yang pas, jangan lupa lengkapi juga tampilanmu dengan kemeja atau atasan yang pas dan keren. Temukan berbagai produk fashion pria terbaik untuk tampilanmu hanya di Tokopedia. Mulai dari aksesoris, outer, hingga berbagai kaos dan jaket bisa Toppers dapatkan dengan mudah secara online Yuk.

Sumber : https://merkterbaik.com/

Pendidikan

Paragraf Induktif dan Deduktif

Paragraf Induktif dan Deduktif

Paragraf Induktif dan Deduktif

Paragraf Induktif dan Deduktif
Paragraf Induktif dan Deduktif

Paragraf Induktif

Paragraf induktif adalah adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus di atas. Ciri-ciri Paragraf Induktif antara lain :

Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus
Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus
Kesimpulan terdapat di akhir paragraf

Jenis Paragraf Induktif :

Generalisasi
Analogi
Klasifikasi
Perbandingan
Sebab akibat

Istilah induktif berarti bersifat induksi. Kata induksi yang berasal dari bahasa Latin: ducere, duxi, ductum berarti ‘membawa ke; mengantarkan’; inducere, induxi, inductum berarti ‘membawa ke; memasukkan ke dalam’. Lebih lanjut istilah induksi dijelaskan sebagai metode pemikiran yang bertolak dari hal khusus untuk menentukan hukum atau simpulan. Karena pernyataan khusus dapat berupa contoh-contoh, dan pernyataan umum itu berupa hukum atau simpulan, maka dapat dikatakan bahwa paragraf induktif itu dikembangkan dari contoh ke hukum atau simpulan.

Paragraft Deduktif

Paragraf deduktif merupakan paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf. Jadi, paragraf ini dikembangkan dari materi yang cakupannya umum, kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat yang memiliki cakupan khusus.

Sumber : https://www.dosenmatematika.co.id/