keyboard_arrow_right
unxjg
Pendidikan

Untuk Pertama Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah AWIST

Untuk Pertama Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah AWIST

Untuk Pertama Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah AWIST

Untuk Pertama Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah AWIST
Untuk Pertama Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah AWIST

Asean Workshop on Information science and tecnology 2019 (AWIST)

untuk pertama kalinya digelar di Indonesia selama 3 hari 16-18 Juli 2019. Acara tersebut terselenggara atas kerjasama Universitasrsitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Universitas Kebangsaan Malaysia, dan Advanced Institute of Science and Technology (JAIST).

Kita berharap bahwa asian workshop dalam bidang ini bisa membangun kerjasama yang lebih baik antara sesama negara anggota asian plus jepang,” demikian disampaikan Rektor UNIKOM, Eddy Soeryanto Soegoto kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (16/7).

“Karena ini adalah ide dari japan institute sains and technology atau JAIST

merangkul negara-negara Asian untuk membangun satu kerjasama di bidang workshop ini dimama ini dilaksanakan setiap tahun bergiliran, jadi di Jepang sudah, Malaysia sudah tahun ini kebagian di Indonesia yaitu di Unikom,” sambungnya.

Eddy berharap, negara Asian yang tergabung dalam komunitas AWIST dapat betul-betul bisa menghasilkan suatu penelitian bersama, khususnya dalam bidang-bidang yang dibutuhkan seperti sains dan teknologi, untuk selanjutnya dapat dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat.

“Kita berharap kedepannya bisa memberikan sumbangsih berarti bagi negara kita dari apa yang bisa dihasilkan dari workshop yang kita bangun,” ujarnya.

 

Lebih jauh ia menuturkan, di era seperti sekarang ini, sudah seharusnya Indonesia

bisa beradaptasi dengan perubahan teknologi yang demikian cepat, sehingga menjadi sebuah keniscayaan bagi perguruan tinggi untuk selalu dapat beradaptasi dengan perkembangan ilmu teknologi.

“Sekarang sudah masuk pada era 5.0 sebelumnya 4.0 dan tentunya itu merupakan satu hal yang menuntut perguruan tinggi di tanah air khususnya untuk selalu berusah beradaptasi dengan perkembangan iptek tersebut,” jelas Eddy.

AWIST sendiri dihadiri peserta dari berbagai negara diantaranya, Jepang, malaysia, Filipina, Bangladesh, Singapura, Thailand, dan dan Brunai.

 

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/teori-model-atom/

Pendidikan

Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional

Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional

Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional

Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional
Jabatan Kadisdik Lebih Baik Diisi Tenaga Profesional

Panitia Seleksi (Pansel) bagi sejumlah jabatan Esselon II b yang dalam waktu dekat ini

akan dibentuk Pemerintah Daerah Kota Cirebon, disarankan agar bisa menyeleksi calon-calon secara profesional. Tak terkecuali, bagi kekosongan di Dinas Pendidikan

Hal itu dikemukakan Akademisi sekaligus Dekan FKIP di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Fachrurodji kepada Kantor Berita RMOLJabar di Kampus II, Watubelah-Sumber Cirebon, Sabtu (13/7).

Menurutnya, Jabatan Kepala Dinas Pendidikan ini seharusnya diisi oleh seorang leader yang tidak hanya mumpuni, tetapi juga memiliki pengalaman dan teruji dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Latar belakangnya juga banyak berkecimpung dalam dunia pendidikan.

Kemudian yang profesional, berkompeten, punya dedikasi tinggi terhadap pendidikan, serta punya wawasan luas untuk memajukan dunia pendidikan,” kata Fachrurodji.

Yang paling utama, kata dia, ialah Kandidat ini memiliki pemahaman utuh tentang dinamika dunia pendidikan di Kota Cirebon.

“Tahu bagaimana untuk arah pendidikan ke depan, sehingga menjadi berkualitas,” tambahnya.

Ia pun menyarankan kepada panitia seleksi Calon Kepala Dinas ini bisa profesional,

amanah dan menyeleksi dengan objektif. Bila memang diperlukan, Pansel bisa juga melibatkan unsur luar, baik kalangan akademisi, pengamat, pakar dan pihak lain dalam melaksanakan tugasnya.

“Saya kira profesional saja, untuk nanti siapa pun yang memang layak dan dipandang betul-betul punya kemampuan, yang bisa membawa pendidikan ke depan lebih berkualitas, dan melakukan perbaikan-perbaikan dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

“Saya kira tergantung kebutuhan, kalau masalah objektif, saya kira bisa saja, walaupun di daerah tapi memang betul-betul berdasarkan berbagai macam pandangan dari para pakarnya,” tandasnya

 

Sumber :

https://miralaonline.net/sejarah-dayak-agabag/

Pendidikan

Proses Pembentukan Perpustakaan Sekolah

Proses Pembentukan Perpustakaan Sekolah

Proses Pembentukan Perpustakaan Sekolah
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 berkenaan Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah No. 19 th. 2005 berkenaan Standard Nasional Pendidikan pasal 42 yang menjelaskan bahwa sekolah harus miliki perpustakaan. Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota selaku lembaga yang membina sekolah, diinginkan mampu mengimbuhkan impuls dan impuls pembentukan perpustakaan sekolah.

Selanjutnya, beberapa langkah untuk membentuk perpustakaan sekolah sebagai berikut;
Menetapkan landasan hukum, bahwa kepala sekolah pilih ketentuan berkenaan penyelenggaraan perpustakaan, antara lain memuat struktur organisasi, tata cara penyelenggaraan, serta daerah dan selagi penyelenggaraan.
Menetapkan sumber kekuatan manusia, bahwa kepala sekolah menunjuk tenaga pengelola perpustakaan sekolah, yakni guru atau tenaga lain yang diberi tugas mengelola perpustakaan sekolah dan disetujui oleh kepala dinas pendidikan kabupaten atau kota. Jumlah dan spesialisasi tenaga perpustakaan diinginkan sesuai dengan fungsi-fungsi perpustakaan.
Menyediakan koleksi, bahwa kepala sekolah sediakan koleksi bahan perpustakaan yang mampu dipinjamkan minimal koleksi dasar. Setelah perpustakaan terbentuk kepala sekolah mampu mengembangkan dan melengkapi koleksi perpustakaan sebagai sumber belajar siswa, pendidik dan tenaga kependidikan.
Gedung dan perabot, yang mana kepala sekolah sediakan gedung atau ruang atau daerah tertentu untuk perpustakaan, serta perabotan perpustakaan yang penting dibutuhkan untuk penyimpanan, pengelolahan, dan pelayanan.
Menyediakan dan memprogramkan anggaran, bahwa kepala sekolah sediakan dan memprogramkan anggaran selamanya untuk penyelenggaraan perpustakaan sekolah juga di dalamnya mengembangkan bahan. https://www.biologi.co.id/6-ciri-ciri-makhluk-hidup/

Demikianlah ulasan berkenaan “Proses Pembentukan Perpustakaan Sekolah”, yang pada kesempatan ini mampu dibahas dengan lancar dan semoga berfaedah bagi para pengunjung ataupun pembaca. Cukup sekian, menerima kasih atas kunjungan anda!

Baca Juga :

Pendidikan

Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dan juga Peran Pelaku Ekonomi dalam Suatu Perekonomian

Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dan juga Peran Pelaku Ekonomi dalam Suatu Perekonomian

1. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dalam Permintaan, Penawaran, dan Teknologi
Barang dan jasa yang diperlukan manusia lebih dari satu besar dihasilkan oleh manusia, dan cuma lebih dari satu kecil yang disediakan segera oleh alam. Oleh dikarenakan itu, manusia mesti lakukan kesibukan untuk menghasilkan barang dan jasa yang biasa disebut dengan makna produksi. Salah satu yang menjadi alasan ada interaksi antarruang adalah perbedaan potensi dan sumber kekuatan alam yang dimiliki. Sumber kekuatan alam memiliki kegunaan dan peran penting dalam kehidupan manusia. Manusia hidup dengan memanfaatkan sumber kekuatan alam yang tersedia di sekitarnya. Tanpa tersedianya beraneka macam sumber kekuatan alam di bumi ini, manusia bakal ada problem mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

Sebagai negara tropis yang memiliki ribuan pulau dan lautan yang luas, Indonesia mempunyai kekayaan alam yang memadai banyak. Di daratan, suhu dan curah hujan yang tinggi terlalu mungkin penduduknya menanam beraneka macam barang pertanian dan perkebunan. Curah hujan yang tinggi terhitung menanggung tersedianya air untuk keperluan budidaya perikanan darat. Indonesia terhitung memiliki laut yang luas dan garis pantai yang benar-benar panjang. Potensi ikan di Indonesia memadai banyak. Di samping itu, ditemukan pula beraneka jenis bahan tambang di dasar laut. Di sepanjang pesisir terhitung terkandung kekayaan alam berupa terumbu karang, rumput laut, dan tentu saja keindahan alam yang bisa dikembangkan untuk keperluan pariwisata. Indonesia memiliki terumbu karang terluas di dunia. Terumbu karang Indonesia tidak cuma luas, tetapi terhitung beraneka ragam dalam perihal sumber kekuatan hayatinya. Selain kekayaan laut, tanah, dan air, Indonesia terhitung memiliki banyak sumber kekuatan mineral dan hasil hutan, seperti;
Hutan
Minyak bumi
Batu bara
Gas alam
Emas
Nikel
Timah
Tembaga
Marmer
Gas alam
Indonesia merupakan tidak benar satu negara yang kaya bakal sumber kekuatan alam. Sumber kekuatan alam yang tersebar di Indonesia memiliki kegunaan yang besar bagi kehidupan manusia. Itu semua merupakan kelebihan yang dimiliki Indonesia, yang memicu timbulnya penawaran lebih dari satu product hasil produksi Indonesia, dan juga timbulnya permintaan negara lain atas product Indonesia. Adanya penawaran dan permintaan bakal product memicu timbulnya kesibukan perdagangan.

Persebaran sumber kekuatan alam pada satu area dengan area lain berbeda-beda. Suatu area bisa dikenal sebagai penghasil barang tambang. Akan tetapi, area lain terhitung bisa dikenal sebagai penghasil hasil hutan atau pertanian. Hal ini bisa berjalan dikarenakan perbedaan situasi geografis tiap-tiap daerah. Setiap area di Indonesia memiliki sumber kekuatan alam yang beranekaragam. Ada yang memiliki kelapa sawit, tersedia terhitung yang memiliki emas. Perbedaan potensi inilah yang bisa memicu terjadinya permintaan dan penawaran, yang menyebabkan kesibukan perdagangan.

Perbedaan potensi area ini terhitung memicu perbedaan kelebihan tiap-tiap daerah. Perbedaan potensi area bisa berjalan dikarenakan perbedaan teknologi. Setiap area memiliki kelebihan komparatif tersendiri. Sebagai contoh, Lampung produksi kopi, namun Jawa Barat produksi beras. Lampung bisa produksi kopi secara efektif dan murah. Demikian pula, Jawa Barat bisa produksi beras secara efisien. Dengan demikian, Lampung memiliki kelebihan komparatif dalam produksi kopi dan Jawa Barat memiliki kelebihan komparatif dalam produksi beras. Dalam pengetahuan ekonomi, perdagangan kedua area bakal saling menguntungkan jika bersedia bertukar kopi dan beras. Keuntungan berasal dari pertukaran sumber kekuatan inilah yang memicu terjadinya interaksi dalam dan antarruang berupa kesibukan perdagangan. Masing-masing area tidak cuma bisa mencukupi kebutuhan, tetapi terhitung mendapat keuntungan berasal dari produksi yang menjadi unggulan daerahnya. Untuk keperluan berikut diperlukan kerja mirip antardaerah mengingat ada perbedaan dan keterbatasan sumber kekuatan alam yang tersedia di tiap-tiap daerah. Diharapkan suatu area bisa menyokong area lain yang kekurangan. Hal ini terhitung bisa mempererat integrasi antardaerah di Indonesia, yang pada gilirannya menghasilkan persatuan dan kesatuan.

Aktivitas perdagangan bakal berjalan jika tersedia product yang diperdagangkan. Untuk menghasilkan product mesti dikerjakan kesibukan produksi, yang merupakan tidak benar satu kesibukan ekonomi. Kegiatan ekonomi bakal berjalan jika tersedia pelaku-pelaku yang menjalankan kesibukan ekonomi.

2. Pengertian Pelaku Ekonomi
Pelaku ekonomi adalah orang/lembaga yang lakukan kesibukan ekonomi. Ada 4 (empat) pelaku ekonomi, yaitu tempat tinggal tangga keluarga/konsumen, tempat tinggal tangga perusahaan/produsen, tempat tinggal tangga pemerintah, dan tempat tinggal tangga luar negeri. Keempat pelaku berikut berperan penting dalam menjalankan perekonomian negara sesuai dengan peran masing-masing. Kelompok masyarakat yang lakukan kesibukan mengkonsumsi pada barang dan jasa untuk mencukupi kebutuhan hidup diri sendiri ataupun keluarga dinamakan tempat tinggal tangga konsumen (RTK). Pihak yang lakukan kesibukan produksi yaitu kesibukan untuk menghasilkan barang dan jasa kegunaan mencukupi keperluan orang lain dinamakan tempat tinggal tangga produsen (RTP). Selain pihak yang menghasilkan dan mengkonsumsi barang dan jasa, tersedia pihak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan, dan juga mengadakan kontrol pada jalannya roda perekonomian, yang disebut tempat tinggal tangga pemerintah. Hasil produksi lebih dari satu disalurkan ke konsumen dalam negeri, lebih dari satu kembali dijual ke masyarakat luar negeri. Hal ini menyebabkan arus barang dan jasa berasal dari dalam negeri ke luar negeri, yang disebut ekspor.

Selain kesibukan menjual barang dan jasa ke luar negeri, tersedia pula kesibukan membeli barang dan jasa berasal dari negara-negara lain. Arus barang dan jasa yang masuk berasal dari luar negeri ke dalam negeri disebut impor. Orang/lembaga yang lakukan kesibukan ekspor dan impor disebut tempat tinggal tangga luar negeri. Jadi, pelaku ekonomi terdiri atas tempat tinggal tangga keluarga, tempat tinggal tangga perusahaan, tempat tinggal tangga pemerintah, dan tempat tinggal tangga luar negeri. Setelah kalian memahami pelaku ekonomi, kalian bisa memahami peran berasal dari tiap-tiap pelaku ekonomi. Untuk bisa memahami peran tiap-tiap pelaku ekonomi, ikuti secara seksama deskripsi materi berikut.

3. Peran Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian
a. Peran Rumah Tangga Keluarga/Rumah Tangga Konsumen (RTK)
Rumah tangga keluarga atau sering disebut sebagai tempat tinggal tangga konsumen merupakan pelaku ekonomi yang menjalankan peran benar-benar penting di dalam kesibukan ekonomi. Rumah tangga konsumen adalah kelompok masyarakat yang lakukan kesibukan mengkonsumsi barang dan jasa untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Rumah tangga konsumen butuh barang dan jasa yang dihasilkan oleh tempat tinggal tangga perusahaan. Jadi, barang dan jasa yang dihasilkan oleh tempat tinggal tangga perusahaan dimaksudkan untuk mencukupi kebutuhan tempat tinggal tangga konsumen. Rumah tangga konsumen memiliki dua peran, yaitu sebagai konsumen dan sebagai penyedia segi produksi, yang meliputi penyediaan lahan, tenaga kerja, modal, dan keahlian. Ketika konsumen membeli barang dan jasa berasal dari produsen, konsumen berkewajiban membayar barang dan jasa yang diterima. Oleh dikarenakan itu, tempat tinggal tangga keluarga atau konsumen mesti memiliki pendapatan. Pendapatan tempat tinggal tangga keluarga diperoleh berasal dari pemanfaatan segi produksi yang dimilikinya. Pendapatan tempat tinggal tangga keluarga terdiri atas;
Sewa (rent), yaitu balas jasa yang di terima tempat tinggal tangga keluarga dikarenakan telah menyewakan tanahnya kepada perusahaan.
Upah (wage), yaitu balas jasa yang di terima tempat tinggal tangga keluarga dikarenakan telah mengorbankan tenaganya untuk bekerja pada perusahaan dalam kesibukan produksi.
Bunga (interest), yaitu balas jasa yang di terima tempat tinggal tangga keluarga dikarenakan telah meminjamkan sejumlah dana untuk modal usaha perusahaan dalam kesibukan produksi.
Laba/keuntungan (profit), yaitu balas jasa yang di terima tempat tinggal tangga keluarga dikarenakan telah memberi tambahan kontribusi berupa tenaga dan pikirannya dalam mengelola perusahaan supaya perusahaan memperoleh laba.
Pendapatan yang di terima tempat tinggal tangga keluarga berupa sewa, upah/gaji, bunga dan keuntungan berikut bakal dibelanjakan kepada perusahaan melalui pembelian barang dan jasa yang mereka butuhkan. Pendapatan yang di terima tempat tinggal tangga perusahaan berasal dari penjualan barang dan jasa bakal digunakan untuk membayar balas jasa tempat tinggal tangga keluarga dikarenakan telah meminjamkan segi produksi kepada tempat tinggal tangga perusahaan.

Berdasarkan deskripsi di atas, nampak di sini bahwa tersedia interaksi pada tempat tinggal tangga keluarga dan tempat tinggal tangga perusahaan yang memicu terjadinya aliran arus uang dan arus barang atau jasa. Dari kesibukan berikut bisa dicermati bahwa peran tempat tinggal tangga konsumen adalah sebagai;
Pemakai (konsumen) barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Pemasok segi produksi kepada tempat tinggal tangga perusahaan untuk lakukan proses produksi.
Untuk lebih memperjelas apa saja peran tempat tinggal tangga konsumen, review deskripsi berikut!
Rumah tangga keluarga/konsumen menjalankan peran yang pertama, yaitu sebagai konsumen, dengan langkah mengkonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan oleh tempat tinggal tangga produsen. Barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen dijual kepada konsumen. Konsumen membayar barang dan jasa berikut dengan uang berasal dari hasil pemanfaatan segi produksi yang mereka pinjamkan ke tempat tinggal tangga perusahaan.
Pertemuan permintaan barang dan jasa berasal dari konsumen dengan penawaran barang dan jasa berasal dari produsen berjalan di pasar output atau pasar produk. Contoh pasar output atau product adalah minimarket, pasar tradisional, bengkel, lembaga bimbingan belajar.

Peran yang kedua berasal dari tempat tinggal tangga konsumen adalah sebagai penyedia segi produksi bagi tempat tinggal tangga produsen. Penawaran segi produksi berjalan di pasar input atau pasar segi produksi. Salah satu misal pasar input adalah pasar tenaga kerja. Tenaga kerja merupakan tidak benar satu segi produksi yang penting bagi tiap-tiap perusahaan. Untuk menciptakan barang dan jasa diperlukan beraneka macam segi produksi. Secara umum, segi produksi dikelompokkan menjadi empat macam, yaitu alam (lahan), modal, tenaga kerja, dan juga kewirausahaan.

Untuk lebih memperjelas mengenai segi produksi, jawablah pertanyaan berikut. Apakah tersedia saudara atau tetangga kalian yang bekerja di sebuah perusahaan atau pabrik? Jika ada, gaji atau upah yang mereka peroleh merupakan balas jasa atas pemanfaatan segi produksi yang mereka memberikan dalam bentuk penawaran segi produksi tenaga kerja. Untuk mempermudah pemahaman kalian, segi produksi bakal diuraikan satu per satu terasa berasal dari alam, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan.

Berikut ini adalah 3 segi produksi;
Pertama, segi produksi alam. Faktor produksi alam adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam untuk digunakan sebagai segi pendukung produksi barang dan jasa. Pemilik lahan berperan sebagai pemasok segi produksi alam kepada perusahaan. Sebagai imbalannya, ia bakal mendapat balas jasa berupa sewa atas segi produksi yang ditawarkan.
Faktor produksi yang kedua adalah modal. Faktor produksi modal tidak tetap berupa uang. Faktor produksi modal terdiri atas barang modal dan uang. Barang modal bisa berupa mesin, gedung, dan juga alat-alat yang digunakan untuk keperluan produksi. Rumah tangga konsumen yang meminjamkan segi produksi modal dalam bentuk uang bakal memperoleh balas jasa berupa bunga.
Faktor produksi yang ketiga adalah segi produksi tenaga kerja. Faktor produksi tenaga kerja adalah segi produksi yang berupa tenaga kerja manusia. Rumah tangga konsumen yang memiliki segi produksi tenaga kerja bakal memperoleh balas jasa berupa upah atau gaji.
Faktor produksi yang keempat adalah keahlian/kewirausahaan. Kewirausahaan merupakan suatu kemampuan mengatur, mengorganisasikan, dan juga mengambil alih risiko dalam menjalankan suatu usaha. Keistimewaan berasal dari kewirausahaan terdapat pada kreativitas dan inovasi. Pelaku kewirausahaan adalah seorang wirausahawan. Rumah tangga konsumen yang memiliki segi produksi kewirausahaan bakal mendapat balas jasa berupa keuntungan/laba.
b. Peran Rumah Tangga Perusahaan/Rumah Tangga Produsen (RTP)
Rumah tangga perusahaan atau biasa disebut sebagai produsen merupakan pelaku ekonomi yang berperan sebagai penyedia barang dan jasa bagi konsumen. Perusahaan mengorganisasikan beraneka segi produksi yang disediakan konsumen, lantas lakukan proses produksi untuk menghasilkan barang. Hasil produksi ini lantas dijual atau ditawarkan di pasar. Rumah tangga produsen di Indonesia dikelompokkan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Koperasi. Dalam perekonomian, tempat tinggal tangga perusahaan berperan sebagai produsen sekaligus pengguna segi produksi. Adapun penjelasan berasal dari tiap-tiap peran berikut bakal dipaparkan dalam deskripsi di bawah ini.
Peran pertama berasal dari tempat tinggal tangga perusahaan adalah produksi barang/jasa. Barang/jasa yang dihasilkan perusahaan lantas ditawarkan kepada konsumen atau pembeli. Pada subbab sebelumnya, kalian telah memahami tidak benar satu peran tempat tinggal tangga konsumen, yaitu sebagai penyedia segi produksi. Faktor produksi yang disediakan oleh tempat tinggal tangga konsumen digunakan oleh tempat tinggal tangga perusahaan. Ini merupakan peran tempat tinggal tangga perusahaan yang kedua, yaitu sebagai pengguna segi produksi. Contoh: sebuah pabrik tekstil butuh banyak tenaga kerja untuk menjahit product mereka; maka, tempat tinggal tangga perusahaan memanfaatkan segi produksi berupa tenaga kerja yang ditawarkan oleh tempat tinggal tangga keluarga atau konsumen. Sebagai balas jasa atas segi produksi ini, tempat tinggal tangga produsen memberi tambahan upah atau gaji pada tempat tinggal tangga konsumen. Selain segi produksi tenaga kerja, tempat tinggal tangga perusahaan terhitung memanfaatkan segi produksi lahan, modal, dan segi produksi keterampilan atau kewirausahaan yang dipinjamkan oleh tempat tinggal tangga keluarga. Atas pemanfaatan segi produksi tersebut, tempat tinggal tangga perusahaan memberi tambahan balas jasa berupa sewa, bunga, dan anggota berasal dari keuntungan yang diperoleh tempat tinggal tangga perusahaan.

c. Peran Rumah Tangga Pemerintah
Rumah tangga pemerintah merupakan tidak benar satu pelaku ekonomi. Pemerintah memiliki tiga peran penting, yaitu sebagai regulator, konsumen, dan produsen.
1) Pengatur atau Regulator dalam Perekonomian
Pemerintah berperan sebagai pengatur atau regulator dalam perekonomian suatu negara. Perekonomian mesti diatur supaya perekonomian bisa menyejahterakan masyarakat secara adil dan merata. Regulasi dan keputusan yang dibuat oleh pemerintah pada lain berupa pemberian subsidi pada perusahaan dalam negeri supaya bisa bersaing dengan product berasal dari luar. Peran lain pemerintah adalah pilih besarnya pajak. Dengan ada keputusan mengenai pajak progresif, orang yang kaya dipungut pajak yang tinggi, orang yang miskin dipungut pajak yang rendah, bahkan orang yang benar-benar miskin tidak dipungut pajak tetapi jadi disubsidi. Selain itu, apakah di sekitarmu terkandung toko swalayan atau minimarket? Kewenangan pemberian izin pendirian swalayan atau minimarket berikut tersedia pada pemerintah. Kewenangan pemberian izin itu mencerminkan peran pemerintah sebagai regulator atau pengatur.

2) Konsumen
Seperti halnya tempat tinggal tangga keluarga, tempat tinggal tangga pemerintah terhitung memiliki peran sebagai konsumen. Dalam menjalankan fungsinya sebagai pengatur, pemerintah butuh fasilitas dan prasarana penunjang, yang dibeli berasal dari tempat tinggal tangga perusahaan/produsen. Contohnya, kantor dinas pendidikan, untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari, butuh kertas, printer, dan tinta. Untuk itu, pemerintah mesti membeli ke perusahaan atau produsen. https://materisekolah.co.id/contoh-teks-eksplanasi-pengertian-ciri-struktur-kaidah-kebahasaan-dan-contoh-lengkap/

3) Produsen
Selain sebagai konsumen, pemerintah terhitung berperan sebagai produsen. Dalam menjalankan perannya sebagai produsen, pemerintah produksi barang atau jasa. Pada subbab pada mulanya telah dijelaskan bahwa tempat tinggal tangga produsen di negara kita tidak benar satunya berupa BUMN (Badan Usaha Milik Negara). BUMN adalah badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah. Maka, pemerintah terhitung berperan sebagai tempat tinggal tangga produsen. Contoh Badan Usaha Milik Negara adalah PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PLN (Perusahaan Listrik Negara).

d. Peran Rumah Tangga Luar Negeri
Pada jaman abad XXI ini, perekonomian yang tidak berhubungan dengan negara lain menjadi perihal yang mustahil. Peran masyarakat luar negeri dalam perekonomian nampak nyata dalam perdagangan internasional. Contoh perdagangan internasional: Indonesia mengekspor product tekstil ke negara Jepang, dan Jepang mengekspor kendaraan bermotor ke Indonesia. Dengan transaksi berikut terbentuklah kerja mirip pada Indonesia dan masyarakat Jepang (masyarakat luar negeri).

Baca Juga :

Pendidikan

Kebutuhan Manusia

Kebutuhan Manusia

Kebutuhan merupakan suatu hal yang kudu dipenuhi dikarenakan merupakan suatu hal yang terlalu kita butuhkan dan kesibukan hidup kita dapat terganggu bila keperluan itu tidak terpenuhi, lebih-lebih bisa saja kita tidak dapat hidup bila keperluan itu tidak terpenuhi. Perlu di ketahui bahwa keperluan berlainan bersama dengan keinginan. Keinginan tidak kudu dimiliki. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa “keinginan merupakan suatu hal yang kita idamkan miliki, namun bila kita tidak sukses mendapatkannya, kelangsungan hidup sebagai manusia tidak dapat terancam”.

A. Pengertian Kebutuhan Manusia
Kebutuhan manusia atau Human needs adalah suatu rasa yang timbul secara alami berasal dari di dalam diri manusia untuk mencukupi segala suatu hal yang dibutuhkan di dalam kehidupannya. Munculnya kebutuhan-kebutuhan itu kemudian mendorong tumbuhnya permintaan manusia atau Human wants untuk memperoleh segala suatu hal yang dibutuhkan sebagai pemuas keperluan hidup.

B. Macam-macam Kebutuhan Manusia
1.Kebutuhan menurut intensitasnya
Kebutuhan Primer: keperluan yang kudu dipenuhi oleh manusia yang idamkan hidup yang layak. Kata primer sendiri berasal berasal dari bhs Latin “primus” yang bermakna pertama. Jadi keperluan primer adalah keperluan yang pertama atau yang utama, dan yang terhitung keperluan primer di antara lain; minuman, makanan, rumah, pakaian, kesehatan, serta pendidikan.
Kebutuhan Sekunder: Sekunder berasal berasal dari bhs Latin “secundus” yang bermakna kedua. Kebutuhan ini timbul setelah keperluan primer terpenuhi. Perlu diketahui bahwa keperluan ini berlainan antara orang yang satu bersama dengan orang yang lain, contohnya; mobil bagi yang berpenghasilan tinggi adalah keperluan sekunder, namun untuk yang berpenghasilan rendah mobil merupakan barang mewah.
Kebutuhan Tersier: Tersier berasal berasal dari bhs Latin “tertius” yang bermakna ketiga. Tingkat pemenuhannya adalah setelah keperluan primer dan sekunder terpenuhi. Seseorang beranggap barang tertentu sebagai keperluan tersier selagi orang lain tidak. Tetapi keperluan ini lebih cenderung lebih mengarah kebarang-barang yang terlalu mewah seperti; tempat tinggal mewah, kapal persiar, berlian, grand piano, lukisan van Gogh atau Rembrandt dan lain sebagainya. Kebutuhan tersier umumnya lebih ditujukan untuk menunjukan status sosial atau prestise seseorang di mata masyarakat.

2.Kebutuhan menurut Waktunya
Kebutuhan sekarang: keperluan yang kudu dipenuhi saat ini terhitung dan tidak dapat ditunda. Misalnya obat untuk orang yang tengah sakit, makanan untuk orang yang tengah kelaparan dan minuman untuk orang yang tengah kehausan.
Kebutuhan masa yang dapat datang: keperluan yang pemenuhannya dijalankan dikemudian hari dan dapat ditunda dikarenakan tidak mendesak, menjadi pemenuhan keperluan ini bersifat persediaan/persiapan. Misal: menabung, belanja payung di musim panas dan lain sebagainya.

3.Kebutuhan menurut Sifatnya
Kebutuhan Jasmani: keperluan yang berhubungan bersama dengan jasmani/fisik, yaitu menjaga tampilan dan kesehatan. Misalnya bersama dengan melaksanakan olahraga, mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat, beristirahat yang memadai dan lain sebagainya.
Kebutuhan Rohani: keperluan yang bersifat rohani berhubungan bersama dengan kesegaran jiwa. Antara lain, beribadah menurut agama masing-masing, bersosialiasi, hiburan dan rekreasi, menikmati dan melaksanakan kesibukan seni serta lain sebagainya.

4.Kebutuhan menurut Subyeknya
Kebutuhan Individual: keperluan ini merupakan keperluan perseorangan/individu. Kebutuhan ini berlainan antara orang satu bersama dengan orang yang lain. Sebagai contohnya seorang sekretaris memerlukan alat tulis, komputer, handphone ataupun telephone dan sebagainya, namun tukang kayu memerlukan gergaji, paku, dan palu untuk pekerjaannya.
Kebutuhan Kolektif: keperluan bersama dengan di dalam suatu masyarakat keperluan itu dimanfaatkan untuk keperluan bersama, antara lain berupa; tempat tinggal sakit, jalan, jembatan, tempat rekreasi, dan lain sebagainya.

C. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia
Faktor Kondisi Alam: pebedaan situasi alam terkandung di beragam tempat atau wilayah sebabkan keperluan masyarakatnya terhitung berbeda. Kebutuhan masyarakat yang tinggal di tempat tropis nyatanya kebutuhannya berlainan bersama dengan keperluan orang yang tinggal di tempat yang memiliki beragam macam musim. Orang yang tinggal di tempat tropis lebih bahagia mengenakan busana yang tidak tebal dan terbuat berasal dari katun yang dapat menyerap keringat. Sementara bersama dengan orang yang tinggal di tempat seperti Eropa maupun Jepang mereka memerlukan busana tebal dan berbulu untuk hadapi musim dingin.
Faktor Peradaban: keperluan manusia meningkat sejalan bersama dengan meningkatnya peradaban. Pada zaman purba manusia tidak mengenal keperluan dapat komunikasi jarak jauh maupun transportasi yang cepat. Hal itu dikarenakan bagi mereka yang hidup di zaman berikut yang paling penting adalah bertahan hidup dan keperluan pada masa itu hanya berfokus pada pemenuhan keperluan makan atau minuman, tempat tinggal, dan pakaian. Untuk dapat mencukupi keperluan mereka, maka dicarilah makanan bersama dengan cara berburu dan menghimpun bahan makanan berasal dari alam serta berteduh di goa-goa. searah bersama dengan meningkatnya peradaban manusia terasa studi bagaimana cara bercocok tanam. Hal ini dikarenakan keperluan pokok manusia relatif ada tiap-tiap saat, manusia terasa mengayalkan keperluan yang lain seperti hiburan. Ilmu ilmu konsisten berkembang, manusia jadi dapat menciptaka peralatan dan teknologi yang jadi maju. Misalnya internet yang dapat menghubungkan banyak orang berasal dari beragam penjuru dunia. perkembangan peradaban ini tidak dapat berhenti, dan dapat selamanya membawa perkembangan pada keperluan hidup manusia.
Faktor Agama dan Kepercayaan: beragam macam agama dan keyakinan yang berlainan sebabkan munculnya perbedaan kebutuhan. Misalnya; orang beragama hindu tidak dapat makan daging sapi, dikarenakan mereka beranggap sapi itu binatang suci. Sementara kaum muslim tidak dapat memakan daging babi dikarenakan dianggap haram untuk di makan. Hal ini berlainan bersama dengan kondisi-kondisi negara-negara barat di mana tidak ada larangan untuk memakan daging babi. Oleh dikarenakan itu lebih mudah untuk mendapatkan makanan yang mengandung babi di negara-negara barat dibandingkan bersama dengan masyarakat yang mayoritas muslim, makanan yang mengandung babi selamanya ada, namun diberi isyarat tertentu dan dipisahkan berasal dari daging lainnya.
Faktor Adat-istiadat: masyarakat di beragam tempat memiliki adat-istiadat dan formalitas yang berbeda. Ini menyebabkan ada pola perilaku dan formalitas yang berlainan pula supaya keluar beragam macam keperluan cocok bersama dengan formalitas masyarakat yang bersangkutan. Sebagai contohnya; keperluan dapat upacara tertentu seperti upacara perkawinan, kesenian tradisional, dan lain sebagainya. Di tempat Madura masyarakatnya memiliki formalitas “karapan sapi”. Ritual-ritual yang perihal bersama dengan agama terhitung beragam ragam/ banyak ragam di dalam beragam masyarakat. Di tempat Bali selamanya ada upacara pembakaran mayat yang disebut “ngaben”.
Faktor Pendidikan: pendidikan seseorang terhitung pengaruhi keragaman keperluan seseorang. Orang yang hanya berpendidikan rendah jarang mengayalkan hal-hal yang di luar kemampuannya atau diluar energi nalarnya, namun orang yang berpendidikan lebih tinggi cenderung untuk mencukupi keperluan ini cocok bersama dengan energi nalar yang dimiliknya dikarenakan efek berasal dari tingkat atau macam pendidikannya. Misal; di dalam keliru satu kesibukan mengisi selagi luangnya seorang lulusan perguruan tinggi lebih banyak idamkan buku-buku bacaan berasal dari pada seorang lulusan sekolah dasar.
Faktor Pekerjaan: style pekerjaan: style pekerjaan seringkali dapat pengaruhi keanekaragaman keperluan manusia. Misal tukang becak ataupun petani tidak dulu atau jarang memerlukan busana lengkap bersama dengan dasi kecuali kecuali pesta, namun para pekerja kantor lebih banyak mengenakan busana yang lebih baik. Peralatan yang digunakan masing-masing terhitung berbeda. Demikian terhitung bersama dengan keperluan tempat tinggal tangganya dapat menunjukan pola yang berbeda.
Faktor Penghasilan yang diperoleh: besarnya pendapatan seseorang dapat pengaruhi pada keanekaragaman keperluan dikarenakan besar kecilnya pendapatan dapat menjadikan stimulan bagi seseorang untuk membuat perubahan pola konsumsinya. Apabila pendapatan yang diperoleh kecil maka konsumsinya kecil atau bisa saja di bawah rata-rata. Sedangkan yang berpenghasilan besar bisa saja pola mengkonsumsi lebih besar (mereka tidak hanya mencukupi keperluan primer saja lebih-lebih bisa saja dapat mencukupi keperluan sekunder bersama dengan sempurna atau lebih kembali mereka dapat mencukupi keperluan tersier bersama dengan dapat memperoleh hal-hal yang bersifat kemewahan.
FaktorUmur: usia seseorang sudah tentu banyak pengaruhi kebutuhannya, sebagai contoh; orang dewasa memerlukan makanan lebih banyak, perlu hiburan, dan lain sebagainya; namun anak kecil makanannya relatif lebih sedikir berasal dari pada orang dewasa, seterusnya mereka terhitung memerlukan barang mainan dan lain sebagainya.
Faktor kebangsaan: segi kebangsaan terhitung pengaruhi keperluan manusia, bila orang-orang di Asia lebih banyak yang tergantung bersama dengan ada beras di bandingkan bersama dengan orang-orang di Eropa yang lebih banyak memerlukan terigu dan kentang.

Baca Juga :

Pendidikan

Terapkan Full Day School, Kemdikbud Bantah Hapus Pendidikan Agama

Terapkan Full Day School, Kemdikbud Bantah Hapus Pendidikan Agama

Terapkan Full Day School, Kemdikbud Bantah Hapus Pendidikan Agama

Terapkan Full Day School, Kemdikbud Bantah Hapus Pendidikan Agama
Terapkan Full Day School, Kemdikbud Bantah Hapus Pendidikan Agama

Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemdikbud) mengklarifikasi pemberitaan soal

adanya rencana penghapusan pendidikan agama seiring akan diterapkannya kebijakan sekolah 8 jam sehari 5 hari sepekan atau full day school).

“Judul pemberitaan tersebut tidak tepat. Ada konteks yang terlepas dari pernyataan Mendikbud usai raker dengan Komisi X tadi siang,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Ari Santoso dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Ia mengatakan, bahwa upaya meniadakan pendidikan agama tidak ada di dalam agenda reformasi sekolah sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Menurut dia, konteks pernyataan Mendikbud Muhadjir Effendy kepada wartawan soal pendidikan agama

merujuk Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017.

Dalam Permendikbud itu mengamanatkan sekolah dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan karakter yang sesuai dengan nilai karakter utama religiositas atau keagamaan.

“Justru pendidikan keagamaan yang selama ini dirasa kurang dalam jam pelajaran pendidikan agama akan makin diperkuat melalui kegiatan ekstrakurikuler,” kata dia.

Ari mengatakan bahwa Mendikbud mencontohkan penerapan penguatan pendidikan karakter

telah dilakukan di beberapa kabupaten, salah satunya Kabupaten Siak.

Di kabupaten tersebut memberlakukan pola sekolah sampai pukul 12.00, lalu dilanjutkan dengan belajar agama bersama para ustaz. Siswa di Siak mendapatkan makan siang dengan dana yang diambil dari APBD. Kemudian, lanjut dia, Mendikbud menyampaikan pola yang diterapkan Kabupaten Pasuruan dengan siswa sekolah akan belajar agama di madrasah diniah.

Ia mengatakan bahwa pernyataan Mendikbud telah sesuai dengan Pasal 5 Ayat (6) dan Ayat (7) Permendikbud tentang Hari Sekolah yang mendorong penguatan karakter religius melalui kegiatan ekstrakurikuler.

“Termasuk di dalamnya kegiatan di madrasah diniah, pesantren kilat, ceramah keagamaan, retreat, katekisasi, baca tulis Alquran dan kitab suci lainnya,” katanya.

 

Baca Juga :

Pendidikan

200.000 Pelajar Internasional Mengenyam Pendidikan di Malaysia

200.000 Pelajar Internasional Mengenyam Pendidikan di Malaysia

200.000 Pelajar Internasional Mengenyam Pendidikan di Malaysia

200.000 Pelajar Internasional Mengenyam Pendidikan di Malaysia
200.000 Pelajar Internasional Mengenyam Pendidikan di Malaysia

Di Malaysia, pendidikan menjadi salah satu tonggak penting negara

. Hal itu dikatakan oleh Datuk Sri Zahrain Mohamed Hashim selaku Duta Besar (Dubes) Malaysia untuk Indonesia.

“Pendidikan kita memang cukup serius. Sebab salah satu anggaran perbelanjaan kita paling besar adalah untuk pendidikan,” ungkapnya dalam program Special Dialogue di kantor Okezone, Rabu (7/6/2017).

Pria kelahiran November 1955 ini menyebut sebanyak 200.000

pelajar internasional tengah menjalankan studi di negeri jiran tersebut. Hal tersebut menunjukkan, kualitas dan sistem pendidikan di Malaysia telah mencapai skala internasional.

Kualitas pendidikan di Malaysia, lanjutnya, dibuktikan oleh ranking pendidikaan perguruan tinggi yang telah masuk top dunia. Ia juga mengatakan, setiap tahun jumlah pelajar internasional di Malaysia terus merangkak naik. “Pelajar Indonesia saja ada 15.000 di Malaysia. Biasanya itu di perguruan tinggi,” imbuhnya.

Demi meraih itu, pria yang memiliki darah Payakumbuh, Minang,

ini mengatakan bahwa pendidikan telah menjadi agenda penting di Malaysia sejak 20 hingga 30 tahun yang lalu. Hal itu juga didukung oleh banyaknya kelas internasional di Malaysia, yaitu sistem belajar mengajar menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa universal.

Selain itu, kualitas pendidikan yang baik bukan saja bermula langsung dari perguruan tinggi. Tetapi juga dari pendidikan terendah yakni taman kanak-kanak. “Kita harus melihat formula dari kecilnya. Hal itu supaya anak-anak dididik sejak awal,” tandasnya

 

Sumber :

http://bengawan.uns.ac.id/jam-tangan-pengukur-tensi/

Pendidikan

Suap Bupati Klaten, Pejabat Dinas Pendidikan Divonis 1,8 Tahun Penjara

Suap Bupati Klaten, Pejabat Dinas Pendidikan Divonis 1,8 Tahun Penjara

Suap Bupati Klaten, Pejabat Dinas Pendidikan Divonis 1,8 Tahun Penjara

Suap Bupati Klaten, Pejabat Dinas Pendidikan Divonis 1,8 Tahun Penjara
Suap Bupati Klaten, Pejabat Dinas Pendidikan Divonis 1,8 Tahun Penjara

SEMARANG – Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Klaten, Suramlan yang menjadi terdakwa

kasus suap terhadap Bupati Klaten Sri Hartini, dijatuhi hukuman satu tahun dan delapan bulan penjara.

Hukuman yang dibacakan Hakim Ketua Antonius Widjantono dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin, lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 2 tahun penjara.

Selain hukuman badan, hakim juga menjatuhkan hukuman denda sebedar Rp50 juta

yang jika tidak dibayarkan akan diganti dengan kurungan selama 2 bulan.

“Menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 5 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” katanya, Senin (29/5/2017).

Adapun dalam pertimbangannya, hakim menilai perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Meski demikian, hakim juga menyebutkan yang bersangkutan mengakui

perbuatannya dan masih memiliki tanggungan keluarga menjadi pertimbangan yang meringankan.

Atas putusan tersebut, terdakwa langsung menyatakan menerima sedangkan jaksa menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya diberitakan, terdakwa memberikan uang suap Rp200 juta kepada Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini. Pemberian tersebut, kata dia, berkaitan dengan tawaran jabatan sebagai Kepala Bidang SMP dalam pengisian SOTK baru.

Dalam perkara yang diungkap KPK tersebut, Suramlan dan Sri Hartini ditetapkan sebagai tersangka.

 

Sumber :

http://bengawan.uns.ac.id/makna-proklamasi/

P.Umum

Tarif MRT Jakarta Terbaru

Tarif MRT Jakarta Terbaru

Tarif MRT Jakarta Terbaru

Tarif MRT Jakarta Terbaru
Tarif MRT Jakarta Terbaru

Tarif MRT Jakarta.

Setelah Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) resmi beroperasi di Jakarta pada Maret 2019, warga ibu kota punya transportasi publik baru selain TransJakarta dan KRL Jabodetabek.

MRT Jakarta yang jalur perlintasannya dibuat melayang (elevated) dan bawah tanah (underground) ini mendapatkan respon positif dari warga Jakarta, lho. Buktinya terlihat pada pertumbuhan pengguna MRT, Toppers.

Berdasarkan data PT MRT Jakarta, pada awal-awal masa beroperasi, MRT bisa mengangkut 65.000 orang per hari. Sedangkan pada awal Juli, jumlah penggunanya sudah lebih dari 100.000 orang per hari.

 

Alasan warga ibu kota yang meminati MRT

memang beragam, sih. Namun, sebagian besar orang memilih menggunakan MRT karena cepat, bebas macet dan tarif MRT yang terjangkau.

Nah, Toppers punya rencana menggunakan MRT Jakarta untuk beraktivitas? Kebetulan banget nih!

Di artikel ini ada informasi terbaru mengenai tarif MRT Jakarta dan cara pembayarannya. Yuk, baca artikel ini hingga tuntas!

 

3 Jenis Tiket MRT Jakarta

tarif mrt jakarta, harga tiket mrt jakarta
Agar dapat menggunakan layanan MRT, Toppers harus terlebih dahulu memiliki tiket. Cara menggunakan layanan MRT kurang lebih sama seperti KRL Jabodetabek.

Nah, kamu harus tahu nih. PT MRT Jakarta memberlakukan tiga jenis tiket/alat pembayaran, yakni:

Single Trip Ticket (STT)
Multi Trip Ticket (MTT), dan
Uang Elektronik.
Lantas, apa bedanya STT, MTT dan uang elektronik? Agar lebih jelas, kamu bisa simak tabel di bawah ini:

 

Jenis Kartu Harga Kartu (Rp) Penerbit Keterangan
Single Trip Ticket (STT) 15.000 PT MRT Jakarta – Masa Berlaku 1 Kali Perjalanan
– Hanya untuk Tujuan Stasiun Tertentu
– Kartu Dapat Direfund (pengembalian dana)
– Saldo bisa hangus
Multi Trip Ticket (MTT) 25.000 PT MRT Jakarta – Dapat Digunakan Berkali-kali
– Masa Berlaku 7 Hari Setelah Pembelian
– Saldo Tidak Hangus
– Dapat Isi Saldo (top up) Selama Masa Berlaku
Uang Elektronik Mulai dari 20.000 (harga ditentukan masing-masing penerbit) Bank – Dapat Digunakan Berkali-kali
– Dapat Isi Saldo (top up) di ATM, minimarket/online
– Tidak Ada Masa Berlaku
– Saldo Tidak Hangus

kartu MRT Jakarta STT dan MTT bisa kamu peroleh di mesin tiket otomatis (ticket vending machine) atau loket tiket (ticket sales office) yang ada di seluruh stasiun MRT Jakarta. Kamu juga bisa melakukan top up saldo tiket MTT di loket tiket.

Baca Juga ; 

Tekno

Serunya Film dan Musik di Rumah dengan 10 Merk Soundbar Terbaik

Serunya Film dan Musik

Serunya Film dan Musik di Rumah dengan 10 Merk Soundbar Terbaik

Serunya Film dan Musik
Serunya Film dan Musik

Soundbar adalah

solusi nikmati hiburan seru, meski ukuran ruangan terbatas. Cek merk soundbar terbaik untuk rasakan pengalaman audio mumpuni di rumah!

Soundbar Terbaik – Musik memang menjadi salah satu unsur yang penting untuk menjalankan hari-harimu. Musik dapat mengubah mood dari perasaan gloomy sampai menjadikanmu ceria. Tidak jarang orang berbondong-bondong pergi ke gigs atau pun konser untuk mendengarkan band kesukaan mereka.

Padahal, untuk merasakan kepuasan tersebut kamu bisa menikmatinya di rumah sendiri. Jika home theater terlalu mahal dan ruangan di rumah kamu tidak cukup luas, kamu bisa mengandalkan produk soundbar. Meski sama-sama produk audio, soundbar punya beberapa kelebihan.

Kelebihan tersebut antara lain, yaitu ukuran yang lebih ringkas, harga lebih ekonomis dan proses pemasangannya mudah. Nah, jika kamu sedang mencari yang terbaik, cek rekomendasi soundbar berikut ini!

 

Merk Soundbar Terbaik 2019

1. Soundbar Samsung
soundbar terbaik 2019
Samsung soundbar memiliki bass mendetail yang sempurna tanpa subwoofer terpisah, sehingga pancaran suara berasal dari satu suara secara langsung. Dengan desain yang elegan dan premium, soundbar ini begitu memikat.

Perangkat Samsung ini dibekali 9 built-in speaker dalam unit utama dengan masing-masing dedicated amplifier. Diperkaya dengan audio beresolusi 96kHz/24 bit, membantu konsumen menikmati musik favorit dengan suara tingkat tinggi.

Rentang Harga: Rp 2.050.000 – 4.000.000
Cek Produk Soundbar Samsung Selengkapnya

2. Soundbar JBL

soundbar terbaik 2019
Soundbar JBL yang dilengkapi dengan suara 4K dan ultra HD. Kamu akan menikmati kekayaan suara bass dengan penempatan nirkabel sehingga fleksibel.

Output daya 450W yang dikombinasikan dengan JBL Surround Sound, memastikan kinerja audio berkualitas tinggi untuk film dan musik.

Selain itu dengan desain yang modern, produk sangat cocok unutk ditempatkan bersama alat elektronik lainnya.

Rentang Harga: Rp 2.100.000 – 4.000.000
Cek Produk Soundbar JBL Selengkapnya

3. Soundbar Bose

soundbar terbaik 2019
Soundbar satu ini memang mempunyai kejernihan suara dan bass yang menendang. Fitur pelengkap dalam speaker ini antara lain slot HDMI, koneksi audio digital optik, slot ethernet, jack 3,5 mm, serta slot micro USB.

Speaker canggih ini kompatibel dengan video kelas HDMI dan 4K pass through. Cocok untuk kamu pecinta film agar dapat menonton layaknya di bioskop.

Rentang Harga: Rp 14.800.000 – 15.200.000
Cek Produk Soundbar Bose Selengkapnya

4. Soundbar LG
soundbar terbaik 2019
Dengan desain yang dinamis alias tidak makan tempat, soundbar LG punya keunikan tersendiri. Kali ini dengan kekuatan suara Blu-ray pastinya akan memenuhi ruangan kamu.

Selain itu, LG menyematkan dengan system Hi-Fi dan dapat memainkan musik dari MP3 Player atau perangkat audio lainnya. Kamu juga bisa menyimpan audio dari CD ke MP3 atau USB.

Rentang Harga: Rp 2.500.000 – Rp 3.900.000
Cek Produk Soundbar LG Selengkapnya

5. Soundbar Yamaha
soundbar terbaik 2019
Pabrikan asal Jepang pun juga tidak ingin ketinggalan, soundbar Yamaha dilengkapi dengan enam driver speaker di dalam bodinya yang memiliki lebar 35 inci.

Keenam driver tersebut terdiri dari dua tweeter dome 1 inci, dua woofer 2,13 inci, dan 2 subwoofer 3 inch. Yamaha tidak membutuhkan subwoofer untuk tendangan suaranya, yang sudah terasa layaknya home theater.

Sumber : https://how.co.id