keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Arsitektur dalam interoperabilitas
Pendidikan

Arsitektur dalam interoperabilitas

Arsitektur dalam interoperabilitas

Arsitektur dalam interoperabilitas
Arsitektur dalam interoperabilitas

Akan dilihat beberapa arsitektur interoperabilitas yang diurutkan dari yang tertua ke yang termuda, yaitu :

  • ANSI/SPARC
  • Federated Database
  • Data Warehouse
  • Mediated System

 

Faktor kerangka kerja interoperabilitas

Prinsip dasar pada pengembangan kerangka kerja interoperabilitas harus memperhatikan beberapa faktor yang meliputi :

1. Accessibelity, adalah sarana pengaksesan data atau informasi yang termasuk elektronik kepada publik dengan menghindari diskriminasi. Seperti penerapan interface yang juga dapat dimanfaatkan oleh orang cacat juga bahasa yang digunakan mudah dipahami oleh masyarakat luas.

2. Security, secara umum, pertukaran informasi perlu menerpakan kebijakan sekuriti yangmemadai. Ini dicapai dengan melakukan penilaian resiko yang memadai dalam pelayana dengan menghitung tingkat keamanan. Dari sudut pandang pemakai, fungsi yang terkait keamanan seperti identifikasi, otentifikasi, non-repudiation, kerahasiaan harus memiliki tingkat ketransparanan yang maximum dengan memberikan tingkat keamanan yang memadai.

3. Privacy, perlu diberikan keyakinan akan kerahasiaan data individu atau masyarakat yang digunakan sesuai dengan kepentingan ketika data diberikan oleh masyarakat.

4. Open standard, untuk mencapai interoperabilitas maka pemanfaatan open standard perlu dipertimbangkan dengan optimal. Alasan pemilihan open standard disebabkan oleh :

–          Sebuah standard harus diadaptasi dan dipelihara oleh sebuah organisasi nir-laba dan dalam pengembangan akan berbasis kepada keputusan terbuka yang melibatkan berbagai pihak yang terkait.

–          Sebuah standard yang telah dipublikasikan dan memiliki dokumen yang tersedia secara gratis atau dengan harga yang wajar.

–          Tidak ada batasan dalam penggunanan atau penggunaan ulang dari standard.

5. Open source, memanfaatkan keuntungan yang diberikan oleh open source. Selain keterbukaan sistem dan dokumen, open source software juga cenderung mendukung open standard.

6. Multi solution, dalam interoperbilitas harus mendukung solusi dengan multi aktor atau multi solusi.

 

Interoperabilitas Data terdiri dari :

  1. XML
  2. Metadata
  3. Web services

 

Pilar Dimensi Interoperabilitas terdiri dari :

  1. Interoperabilitas teknis
  2. Interoperabilitas simantik
  3. Interoperabilitas organisasi

Baca Juga :